Sketsamalang.com – Lahan pekarangan yang terbatas bukan menjadi alasan untuk tidak bisa bercocok tanam. Hal tersebut ditunjukkan Pelda Rudin, personel Babinsa Kodim 0833, saat memberikan sosialisasi pemanfaatan lahan pekarangan dengan metode hidroponik kepada warga Kelurahan Sukoharjo Kecamatan Klojen Kota Malang, Minggu (23/8/2026) .
Kegiatan tersebut turut didampingi Kopka Rudy, Babinsa Sukoharjo Koramil 0833-01/Klojen. Dengan suasana yang akrab dan penuh kekeluargaan, warga diajak mengenal cara sederhana memanfaatkan ruang yang ada di sekitar rumah untuk menanam sayuran secara hidroponik.
Pelda Rudin menjelaskan bahwa hidroponik dapat menjadi salah satu alternatif bercocok tanam yang praktis, terutama bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan lahan. Selain menghasilkan sayuran untuk kebutuhan keluarga, kegiatan tersebut juga berpotensi membantu menghemat pengeluaran rumah tangga.
“Tidak harus memiliki lahan yang luas. Pekarangan kecil pun bisa dimanfaatkan untuk menanam sayuran dengan hidroponik. Yang terpenting adalah kemauan untuk mencoba dan merawatnya,” ungkap Pelda Rudin.
Menurutnya, pemanfaatan pekarangan bukan sekadar aktivitas bercocok tanam, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun kemandirian pangan di lingkungan masyarakat.
Kopka Rudy menambahkan, pendampingan Babinsa kepada warga merupakan wujud kepedulian TNI terhadap berbagai kebutuhan masyarakat di wilayah binaan. Melalui kegiatan sederhana seperti ini, diharapkan hubungan antara Babinsa dan warga semakin dekat sekaligus mendorong munculnya kegiatan produktif di lingkungan.
Warga Sukoharjo pun menyambut positif sosialisasi tersebut. Mereka terlihat antusias mengikuti penjelasan serta berdiskusi mengenai cara menyiapkan media tanam, perawatan tanaman, hingga pemanfaatan hasil panen.
Dengan semangat gotong royong dan kreativitas, pekarangan rumah diharapkan tidak lagi sekadar menjadi ruang kosong, tetapi dapat berubah menjadi sumber pangan keluarga yang sehat, produktif, dan bernilai manfaat bagi masyarakat.






