Alfan Sarofi, Siswa SMAN 6 Kota Malang, Terima Bantuan Pendidikan dari Gubernur Khofifah

Sketsamalang.com, MALANG – Kabar baik datang bagi peserta didik SMAN 6 Kota Malang. Salah satu siswanya, Alfan Sarofi, siswa kelas XII-9, menerima bantuan pendidikan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dalam kegiatan yang digelar di SMAN Taruna Nala Jawa Timur, Kamis (20/8/2026).

Program bantuan pendidikan itu diberikan kepada 30 siswa dari wilayah Malang Raya. Rinciannya, 10 siswa berasal dari Kota Malang, 10 siswa dari Kabupaten Malang, dan 10 siswa dari Kota Batu.

Setiap siswa penerima memperoleh bantuan sebesar Rp1 juta. Bantuan tersebut merupakan bentuk perhatian Pemerintah Provinsi Jawa Timur kepada peserta didik dari keluarga prasejahtera agar tetap dapat melanjutkan pendidikan dan memenuhi kebutuhan penunjang belajar.

Alfan Sarofi menjadi salah satu perwakilan siswa dari Kota Malang yang mendapatkan bantuan tersebut. Dukungan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi Alfan dan para penerima lainnya untuk terus belajar, mengembangkan potensi, serta meraih cita-cita.

Kepala SMAN 6 Kota Malang, Ernawati, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur atas perhatian dan dukungan yang diberikan kepada peserta didik.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur atas perhatian yang diberikan kepada peserta didik. Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat bagi Alfan dalam menempuh pendidikan serta menjadi penyemangat untuk terus belajar dan meraih cita-cita,” ujar Ernawati.

Menurutnya, bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan kebutuhan pendidikan siswa sekaligus membantu mereka lebih fokus mengikuti proses pembelajaran.

SMAN 6 Kota Malang, lanjut Ernawati, akan terus mendukung berbagai program yang memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk berkembang. Sinergi antara sekolah dan pemerintah dinilai penting untuk memperluas dukungan bagi siswa, khususnya mereka yang membutuhkan.

Melalui program bantuan pendidikan tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Timur diharapkan dapat terus memperkuat akses pendidikan yang inklusif sehingga peserta didik dari berbagai latar belakang memiliki kesempatan yang sama untuk mengembangkan potensi dan mencapai masa depan yang lebih baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *