Isi Liburan Sekolah, PGSD UMM Ajak Ratusan Anak Jadi ‘Bocah Petualang di Kampus Putih’

Sketsamalang.com – Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) sukses menggelar program liburan edukatif bertajuk “Bocah Petualang di Kampus Putih” pada Selasa dan Rabu (23-24 Juni 2026). Kegiatan perdana yang berlangsung di area Kampus UMM ini berhasil menyedot antusiasme ratusan siswa TK dan SD se-Malang Raya untuk belajar mengolah sampah sekaligus melestarikan permainan tradisional.

Ketua Prodi PGSD UMM sekaligus penanggung jawab acara, Dr. Beti Istanti Suwandayani, M.Pd., menjelaskan bahwa inisiatif ini lahir dari komitmen prodi untuk menghadirkan ruang belajar yang sesuai dengan karakteristik anak usia sekolah dasar.

“Program ini dirancang untuk memberikan kesempatan kepada anak-anak agar mengenal lingkungan kampus sejak dini melalui aktivitas eksploratif, edukatif, kreatif, dan menyenangkan,” ujar Beti saat ditemui di sela-sela acara.

Berbeda dengan program liburan pada umumnya, “Bocah Petualang di Kampus Putih” mengajak peserta merasakan pengalaman belajar langsung (experiential learning) di lingkungan perguruan tinggi. Pendekatan ini sengaja dipilih karena sangat sejalan dengan karakter pembelajaran interaktif di PGSD UMM.

Rangkaian kegiatan dirancang secara komprehensif dan menyenangkan dari pagi hingga siang hari, yang meliputi:

Senam Ceria: Membuka hari dengan aktivitas fisik yang membakar semangat.
Sesi Literasi Seru: Menumbuhkan minat baca anak lewat metode mendongeng.

Edukasi Pengolahan Sampah: Melatih kepedulian lingkungan sejak dini dengan memilah dan mendaur ulang sampah.
Permainan Tradisional: Mengasah kekompakan, ketangkasan, dan kerja sama tim.

Jelajah Kampus (Campus Tour): Menjelajahi sudut-sudut menarik di Kampus Putih UMM.

Tantangan Kreasi Budaya: Menyelesaikan misi kebudayaan secara berkelompok.

Metode belajar sambil bermain ini terbukti mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Lonjakan jumlah peserta terjadi dalam waktu yang sangat singkat setelah pendaftaran dibuka resmi.

“Alhamdulillah, program Bocah Petualang di Kampus Putih mendapat sambutan sangat baik. Hanya dalam dua hari setelah pendaftaran dibuka, sudah ada seratus anak yang mendaftar,” ungkap Beti.

Respons positif juga datang dari para wali murid yang mendampingi. Indria, salah satu orang tua siswa, mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan ini sebagai alternatif pengisi waktu libur sekolah.

“Anak-anak sangat senang dan bahkan menantikan kegiatan seperti ini lagi. Kami berharap program berikutnya dapat dikembangkan dengan konsep yang lebih variatif sehingga pengalaman belajar anak semakin beragam,” jelas Indria.

Tingginya partisipasi peserta menunjukkan besarnya kebutuhan masyarakat akan ruang liburan yang memiliki nilai edukasi kuat. Ke depannya, PGSD UMM memproyeksikan agenda “Bocah Petualang di Kampus Putih” menjadi program rutin tahunan.

Selain menyajikan hiburan yang mendidik, program ini diharapkan mampu menjadi jembatan strategis untuk menumbuhkan rasa ingin tahu anak-anak. Melalui pengenalan atmosfer akademik sejak dini, anak-anak diharapkan termotivasi dan membangun mimpi mereka untuk menempuh pendidikan hingga ke jenjang perguruan tinggi.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *