Sketsamalang.com – Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur Dr. Sri Untari Bisowarno, M.AP., menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) SMAN 3 Malang, Jumat (7/8/2026). Momentum tersebut menjadi pengingat penting bagi sekolah untuk terus mempertahankan tradisi prestasi sekaligus memperkuat perlindungan terhadap peserta didik.
Sri Untari menilai SMAN 3 Malang merupakan salah satu sekolah yang menjadi mercusuar pendidikan di Kota Malang. Karena itu, sekolah diharapkan terus menjadi ruang yang produktif bagi siswa dalam mengembangkan potensi, meraih prestasi, serta mempersiapkan masa depan.
“SMAN 3 Malang adalah bagian dari mercusuar pendidikan. Sekolah harus bisa menjaga diri dengan sangat kuat agar prestasinya terus berjalan, sejalan dengan semangat motto *Stana Bhawikarsu* (Bhakti Widagda Karya Sudira) sebagai pemicu dan pemacu belajar siswa,” ujar Sri Untari.
Menurutnya, prestasi akademik maupun nonakademik yang selama ini menjadi tradisi SMAN 3 Malang perlu dipertahankan dan terus dikembangkan. Sekolah tidak hanya dituntut mencetak siswa berprestasi, tetapi juga membentuk karakter dan kepribadian yang kuat.
Sri Untari juga menekankan pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan mampu menjadi benteng bagi siswa dari berbagai risiko yang dapat mengancam masa depan generasi muda.

Ia mengingatkan pentingnya penguatan pendidikan karakter dan perlindungan anak, termasuk meningkatkan kesadaran siswa terhadap berbagai risiko kesehatan remaja, seperti penularan HIV/AIDS.
“Pendidikan karakter harus menjadi fondasi agar generasi muda tidak terperosok ke dalam hal-hal negatif yang dapat merusak masa depan mereka,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Sri Untari juga menyampaikan kabar terkait pencairan Tunjangan Profesi Guru (TPG) atau gaji ke-13 bagi para pendidik.
Ia menjelaskan, alokasi anggaran TPG telah diakomodasi dalam APBD Perubahan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Saat ini, proses pencairan tinggal menunggu petunjuk teknis (juknis) dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Sri Untari memastikan Pemprov Jatim siap menyalurkan hak para guru setelah regulasi dari pemerintah pusat diterbitkan.
“Dengan postur fiskal Jawa Timur yang tergolong kuat, Pemprov Jatim siap menyalurkan hak-hak guru segera setelah regulasi dari pemerintah pusat diturunkan,” pungkasnya.
Peringatan HUT SMAN 3 Malang pun menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara sekolah, pemerintah, dan berbagai pihak dalam membangun ekosistem pendidikan yang mampu mendorong prestasi sekaligus memberikan perlindungan terbaik bagi siswa.






