Harris “Menang” Debat Internal, Iron Maiden Batalkan Istirahat 2027 dan Perpanjang Tur

Sketsamalang.com – Keputusan Iron Maiden membatalkan rencana istirahat pada 2027 dan menambahkan leg Amerika Utara untuk tur Run For Your Lives menunjukkan bahwa antusiasme band terhadap pertunjukan live masih tinggi. Namun, di balik pengumuman pada 16 Oktober 2026 itu, terdapat dua konteks menarik: keinginan pribadi pendiri sekaligus bassis Steve Harris untuk terus bermain, serta penyesuaian band setelah drummer Nicko McBrain pensiun dari kegiatan tur.

Beberapa bulan sebelum pengumuman tersebut, Harris mengungkapkan dalam wawancara dengan The Guardian pada April 2026 bahwa ia sebenarnya tidak ingin mengambil jeda pada 2027. Meski demikian, ia menyadari bahwa keputusan mengenai jadwal band tidak bisa ditentukan oleh satu orang saja.

“Sepertinya kami akan cuti tahun depan. Secara pribadi, aku tidak mau, tapi itu cuma aku. Aku hanya salah satu dari enam orang, meski orang mungkin berpikir sebaliknya. Mereka tidak selalu nurut saja. Kalau iya, kami pasti tetap main tahun depan juga,” ujar Harris saat itu yang dikutip The Guardian.

Pernyataan tersebut memperlihatkan perbedaan antara keinginan pribadi Harris dan rencana band pada saat wawancara berlangsung. Namun, belum ada dasar yang cukup untuk menyimpulkan bahwa Harris akhirnya “menang” dalam perdebatan internal.

Dalam pengumuman resmi pada 16 Oktober, Iron Maiden menyatakan bahwa mereka memutuskan kembali ke Amerika Utara setelah menikmati rangkaian pertunjukan di Amerika Serikat dan Kanada pada 2026. Band akan memainkan 16 pertunjukan tambahan pada April–Mei 2027, termasuk penampilan utama di festival Sonic Temple dan Boardwalk Rock.

“Kami sangat menikmati leg terakhir di Amerika Serikat dan Kanada, sampai kami semua ngobrol dan memutuskan harus membawa show ini ke wilayah yang sempat terlewat,” katanya yang dilansir situs resmi Iron Maiden dan Live Nation.

Pernyataan itu menunjukkan bahwa keputusan memperpanjang tur merupakan kesepakatan bersama setelah para personel mengevaluasi pengalaman mereka selama rangkaian pertunjukan sebelumnya. Tur 2027 tersebut akan menjadi leg ketiga sekaligus terakhir dari Run For Your Lives Tour, bukan pengumuman bahwa Iron Maiden akan mengakhiri aktivitas panggungnya.

Era Simon Dawson Setelah Nicko McBrain

Konteks lain yang menyertai tur ini adalah perubahan di posisi drummer. Run For Your Lives Tour menjadi tur pertama Iron Maiden tanpa Nicko McBrain, yang mengumumkan pengunduran dirinya dari kegiatan tur pada Desember 2024 setelah lebih dari empat dekade bersama band.

Simon Dawson, drummer yang sebelumnya bekerja bersama Harris dalam proyek British Lion, kemudian bergabung sebagai drummer tur Iron Maiden. Pergantian tersebut membawa penyesuaian dalam permainan band, termasuk pendekatan terhadap tempo dan karakter permainan drum.

Dalam wawancara dengan program Rock of Nations pada 2025, vokalis Bruce Dickinson menjelaskan bahwa Dawson membawa stabilitas yang diapresiasi oleh para personel. Dickinson juga menegaskan bahwa Dawson tidak berusaha meniru gaya McBrain, melainkan memainkan perannya dengan pendekatan sendiri.

“Dia sangat teliti menjaga tempo yang tepat setiap saat. Jadi kami sebagai band benar-benar menghargainya. Semua gitaris tersenyum lebar… Itulah yang dibawa Simon — stabilitas. Dan dia tidak mencoba menjadi Nicko,” ujar Dickinson dalam wawancara Rock of Nations dikutip Blabbermouth.

Baca juga:

James Hetfield Bicara Politik di Konser: Metallica Ingin Fokus pada Musik

Pernyataan tersebut memperlihatkan bagaimana band menyesuaikan diri dengan drummer baru. Namun, pujian terhadap Dawson tidak serta-merta berarti para personel lebih menyukai formasi tanpa McBrain. Lebih tepat jika komentar Dickinson dibaca sebagai pengakuan bahwa Dawson telah menemukan pendekatan yang cocok untuk kebutuhan pertunjukan live Iron Maiden.

Gitaris Adrian Smith juga memberikan gambaran mengenai kondisi band saat ini. Dalam wawancara dengan Radio Oxigeno yang dilaporkan Blabbermouth pada 17 Oktober 2026, Smith menyatakan bahwa mereka masih menikmati penampilan langsung setelah lebih dari 50 tahun berkarier.

“Aku rasa kami menikmati bermain live sama banyaknya, bahkan mungkin lebih dari sebelumnya,” ucapnya dalam wawancara baru-baru ini dilansir Blabbermouth.

Komentar Smith memperkuat gambaran bahwa semangat tampil di panggung masih menjadi bagian penting dari kehidupan band. Meski demikian, pernyataannya tidak secara khusus mengaitkan antusiasme tersebut dengan pergantian drummer.

Keputusan Bersama, Bukan Sekadar Keinginan Satu Personel

Dua konteks tersebut memberikan perspektif tambahan untuk memahami keputusan Iron Maiden melanjutkan Run For Your Lives Tour hingga 2027. Harris sebelumnya menyampaikan keinginannya untuk tetap bermain, sedangkan pengumuman terbaru menegaskan bahwa seluruh anggota akhirnya sepakat kembali ke wilayah Amerika Utara yang belum terjangkau pada leg sebelumnya.

Di saat yang sama, komentar Dickinson dan Smith menunjukkan bahwa band tetap menikmati pertunjukan live dengan formasi tur saat ini. Namun, belum ada bukti bahwa perubahan drummer menjadi alasan utama penambahan jadwal.

Pada akhirnya, keputusan tersebut tampaknya lebih tepat dipahami sebagai hasil gabungan dari antusiasme terhadap pertunjukan, respons positif selama tur 2026, dan keinginan menjangkau penggemar di wilayah yang sebelumnya terlewat. Bagi Iron Maiden, tambahan jadwal 2027 menjadi kesempatan untuk menutup tur perayaan 50 tahun mereka dengan rangkaian pertunjukan yang lebih luas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *