Sri Untari Apresiasi Kekompakan Pemprov Jatim dan Dekopinwil, Hari Koperasi 2026 Beri Dampak Ekonomi

Sketsamalang.com, Surabaya – Tokoh koperasi Jawa Timur, Dr. Sri Untari Bisowarno, menilai sinergi yang kuat antara gerakan koperasi dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) menjadi faktor utama keberhasilan rangkaian peringatan Hari Koperasi 2026 di Jawa Timur.

Menurut Sri Untari, kolaborasi yang terjalin melalui semangat gotong royong mampu menghadirkan berbagai kegiatan yang tidak hanya meriah, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Yang saya lihat secara saksama adalah guyubnya antara pemerintah dengan gerakan koperasi. Puncak acara ini dapat berjalan sangat luar biasa karena ada semangat gotong royong antara gerakan koperasi dan Pemprov Jatim,” ujar Sri Untari.

Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur itu juga memberikan apresiasi kepada Ketua Dewan Koperasi Indonesia Wilayah (Dekopinwil) Jawa Timur, Slamet Sutanto, beserta seluruh jajaran pengurus yang dinilai berhasil membangun kekompakan dan keharmonisan dalam mengonsolidasikan gerakan koperasi di Jawa Timur.

Ia menilai soliditas tersebut menjadi modal penting dalam menyukseskan berbagai agenda peringatan Hari Koperasi yang melibatkan banyak pelaku usaha dan masyarakat.

Rangkaian peringatan Hari Koperasi di Jawa Timur diisi dengan beragam kegiatan, mulai dari pameran dan bazar usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) selama sepekan hingga kegiatan olahraga masyarakat melalui Fun Run. Berbagai agenda tersebut dinilai mampu menjadi sarana promosi produk lokal sekaligus menggerakkan roda perekonomian daerah.

Menanggapi tema Hari Koperasi tahun ini, “Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya”, Sri Untari menegaskan bahwa tema tersebut sangat relevan dengan kondisi ekonomi nasional saat ini.

Menurutnya, koperasi memiliki potensi besar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat apabila dijalankan sesuai jati diri koperasi yang berlandaskan nilai, prinsip, dan definisi yang benar.

“Sebagai pelaku koperasi, saya melihat dengan koperasi masyarakat bisa sejahtera. Syaratnya, koperasi harus betul-betul memegang teguh jati diri koperasi yang di dalamnya mencakup definisi, nilai-nilai, dan prinsip-prinsip dasar koperasi,” tegasnya.

Sri Untari menambahkan, anggota koperasi merupakan bagian dari masyarakat. Karena itu, ketika anggota koperasi mampu meningkatkan kesejahteraannya, dampak positifnya juga akan dirasakan oleh masyarakat secara luas.

Ia menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah, pengurus, dan anggota koperasi menjadi fondasi penting dalam memperkuat ekonomi kerakyatan serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di Jawa Timur.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *