Sketsamalang.com – Fakultas Teknologi Agroindustri dan Biosistem (FTAB) Universitas Brawijaya (UB) kembali memperkuat jejaring internasional melalui kerja sama dengan Chung Yuan Christian University Taiwan, Rabu (13/5/2026).
Kunjungan kerja sama dari Departemen Teknik Lingkungan Chung Yuan Christian University tersebut diterima langsung oleh Dekan FTAB UB, Prof. Yusuf Hendrawan, sebagai bagian dari pengembangan kolaborasi global di bidang pendidikan, penelitian, dan pengembangan sumber daya manusia.
Delegasi dari Chung Yuan Christian University terdiri atas Prof. Dr. You Sheng-Jie dan Prof. Dr. Wang Ya-Fen. Kedatangan mereka untuk membahas berbagai peluang kerja sama strategis bersama Program Studi Teknik Lingkungan FTAB UB.
Dalam pertemuan tersebut, kedua institusi mendiskusikan sejumlah program kolaboratif, mulai dari student exchange, joint research, visiting professor, publikasi ilmiah internasional, hingga pengembangan inovasi teknologi lingkungan dan penguatan jejaring akademik global.
Prof. Yusuf Hendrawan mengatakan kerja sama internasional menjadi langkah penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi sekaligus memperluas wawasan global mahasiswa dan dosen.
Menurutnya, tantangan lingkungan di masa depan membutuhkan kolaborasi multidisiplin dan lintas negara agar mampu menghasilkan solusi inovatif dan berkelanjutan.
“FTAB UB sangat terbuka terhadap berbagai bentuk kolaborasi internasional yang dapat memperkuat kapasitas akademik, riset, dan inovasi. Kerja sama dengan Chung Yuan Christian University diharapkan mampu membuka peluang besar bagi mahasiswa dan dosen untuk berinteraksi dalam ekosistem akademik global, khususnya di bidang teknik lingkungan dan teknologi keberlanjutan,” ujar Prof. Yusuf Hendrawan.

Selain agenda diskusi kerja sama, delegasi Chung Yuan Christian University juga mengisi kegiatan *visiting lecture* bagi mahasiswa Program Studi Teknik Lingkungan FTAB UB.
Dalam kuliah tamu tersebut, mahasiswa mendapatkan wawasan internasional terkait perkembangan teknologi lingkungan, pengelolaan limbah, sustainability engineering, hingga berbagai pendekatan modern dalam menghadapi tantangan perubahan iklim dan pencemaran lingkungan global.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen FTAB UB dalam memperkuat internasionalisasi kampus sekaligus meningkatkan kualitas pembelajaran berbasis *global exposure*.
Melalui kolaborasi internasional tersebut, FTAB UB terus mendorong terciptanya ekosistem pendidikan dan penelitian yang adaptif, inovatif, serta berdaya saing internasional.






