Madalatte Hadir dalam Festival Mbois X

Sketsamalang.com – Bersamaan dengan acara Festival Mbois X yang diselenggarakan di Malang Creative Center, Madalatte memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk merasakan kelezatan produk Brownies Palm Sugar atau juga disebut Palm Brown Crispy. Dimana produk ini menggunakan gula aren sebagai pemanis utama.

Owner Madalatte, Dewi Tantri Kusuma Rahmadani atau yang akrab dipanggil Tantri ini mengatakan bahwa produknya memang menggunakan gula aren tetapi masyarakat dianjurkan untuk tetap memperhatikan takaran dalam hal mengkonsumsinya.

“Iya memang pakai gula aren, tapi bukan berarti produk kita non sugar ya, jadi tetap harus di batasi. Karena sesuatu yang berlebihan memang tidak baik,” ujar wanita berusia 26 tahun itu. (11/11/2025)

Wanita kelahiran Ambon itu juga mengatakan jika usaha yang ia dirikan masih baru. Artinya masih belum lama berdiri.

“Kurang lebih 3 tahun, dan memang masih belajar. Karena awalnya saya membangun ide ini hanya terlitas di pikiran saja, kebetulan juga saya punya riwayat keturunan diabetes. Kemudian, lama lama berkembang baik juga. Sehingga tetap saya jalankan sambil belajar apa saja yang harus saya perbaiki,” lanjutnya.

Owner Madalatte, Dewi Tantri Kusuma Rahmadani. (Ist)

Menurutnya, Indonesia memang perlu generasi muda cerdas dan kreatif untuk meningkatkan perekonomian Indonesia semakin maju. Karena dari situ UMKM Indonesia akan jauh lebih maju untuk bisa bersaing dengan produk luar.

“Untuk masalah berkembang atau tidaknya, sebenarnya tergantung dari niat dan kemauan. Yang penting konsisten saja, dan mau berbenah diri. Jangan menunggu ada uang banyak dan umur yang tua baru memulai bisnis, sebenarnya kebalik. Karena kesuksesan tidak menunggu itu untuk ada di atas.” pungkasnya.

Di samping itu. Kegiatan ini juga di sponsori oleh Kementerian UMKM Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Wakil MenteriĀ UMKMĀ RI Helvi Yuni Moraza mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kelas UMKM juga menjamin keberlangsungan usaha bisnis mereka. Baik dari segi pelatihan, perizinan, pembiayaan, hingga literasi keuangan.

“Pemerintah melalui Kementerian UMKM terus berusaha dan berupaya dalam menghadirkan berbagai program nyata untuk memperkuat sektor usaha mikro. Salah satunya ya menyelenggarakan layanan terpadu dalam festival ini. Tujuannya tetap sama, agar pelaku UMKM dapat langsung mengakses berbagai fasilitas yang ada,” katanya.

Pengunjung Festival, Resa Andika Putra Wardaya menjelaskan jika sudah saatnya Indonesia maju melalui sektor UMKM.

“Karena UMKM Indonesia juga punya potensi untuk bersaing dengan produk luar. UMKM kita gak kalah hebat loh dari produk luar, jadi ayo bantu lariskan UMKM kita,” tutupnya.

Kegiatan Festival ini berlangsung selama empat hari sejak tanggal 6 November 2025.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *