FSTeM UB Kenalkan Identitas Baru kepada Maba dalam PKKMB 2026, Tekankan Kejujuran

Sketsamalang.com – Fakultas Sains, Teknologi, dan Matematika (FSTeM) Universitas Brawijaya (UB) resmi memulai rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2026.

PKKMB tahun ini menjadi momentum penting bagi FSTeM karena mahasiswa baru menjadi angkatan pertama yang diperkenalkan dengan identitas dan filosofi baru fakultas setelah perubahan nama resmi pada Mei 2026.

Dekan FSTeM UB Prof. Ir. Sukir Maryanto, S.Si., M.Si., Ph.D., menegaskan bahwa pemahaman mengenai identitas FSTeM menjadi hal utama yang perlu diketahui mahasiswa sejak awal.

Menurutnya, istilah STeM harus dipahami secara tepat. Huruf “e” dalam STeM merujuk pada technology, bukan engineering. Karena itu, FSTeM kini menitikberatkan pengembangan bidang sains, teknologi, dan matematika tanpa memasukkan engineering sebagai fokus utama.

“Pengenalan pertama itu mereka harus tahu dulu STeM, perubahan filosofi, pengembangan, dan potensi-potensi apa terkait dengan nama Fakultas STeM,” ujar Prof Sukir.

Foto bersama Maba FSTeM UB

Ia menjelaskan, perubahan nama tersebut juga membawa filosofi baru dalam pengembangan keilmuan. FSTeM tidak hanya berfokus pada basic science, tetapi juga mendorong penguatan applied science atau sains terapan.

Karena itu, Prof Sukir berharap setiap departemen di FSTeM nantinya memiliki program studi yang mengembangkan kedua pendekatan tersebut. Menurutnya, langkah itu penting untuk mempercepat hilirisasi teknologi agar hasil pengembangan ilmu dapat diterapkan secara lebih dinamis.

“Bukan hanya berfokus pada basic science, tetapi juga applied science. Sehingga semua departemen saya harapkan mempunyai program studi yang nuansanya basic science dan applied science,” katanya.

Selain memperkenalkan identitas baru fakultas, PKKMB juga menjadi sarana bagi mahasiswa baru untuk mengenal berbagai layanan dan program di lingkungan FSTeM.

Materi yang diberikan antara lain berkaitan dengan pencegahan perundungan, kesehatan mental, layanan kemahasiswaan, hingga Zona Integritas. Mahasiswa juga diperkenalkan dengan sistem administrasi dan transformasi digital yang tengah dikembangkan fakultas.

Dekan FSTeM UB Prof. Ir. Sukir Maryanto, S.Si., M.Si., Ph.D. memberikan sambutan

Prof Sukir mengatakan, berbagai pengenalan tersebut diharapkan membuat mahasiswa baru lebih cepat beradaptasi dan merasa menjadi bagian dari keluarga besar FSTeM.

“Program-program kita sampaikan supaya mereka mengenal, mereka bisa menyatu dan betah di keluarga besar Fakultas STeM,” tuturnya.

Lebih lanjut, dalam kesempatan tersebut, Prof Sukir juga menyampaikan nilai yang menjadi penekanan bagi mahasiswa FSTeM, yakni kejujuran dan keberanian.

Ia meminta mahasiswa tidak takut bertanya, mencoba hal baru, maupun mengalami kegagalan. Sikap tersebut dinilai penting dalam membangun karakter mahasiswa, khususnya di lingkungan akademik yang berbasis sains.

“Jangan takut untuk bertanya, jangan takut untuk mencoba, jangan takut gagal, dan selalu belajar,” tegasnya.

Ia menambahkan, kejujuran menjadi prinsip penting dalam pengembangan keilmuan. Mahasiswa sebagai calon ilmuwan maupun profesional dituntut mampu menyampaikan sesuatu berdasarkan fakta dan data.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *