Sketsamalang.com, MALANG – Supervisi tenaga kependidikan (Tendik) bukan sekadar penilaian terhadap pelaksanaan tugas, melainkan juga menjadi sarana evaluasi, pemberian apresiasi, dan dorongan untuk meningkatkan profesionalisme kerja.
Semangat tersebut mewarnai pertemuan evaluasi hasil supervisi terhadap 65 tenaga kependidikan MAN 2 Kota Malang, Rabu (4/11/2026), pukul 12.15 WIB, di Minihall PSBB MAN 2 Kota Malang.
Kegiatan ini dihadiri Kepala Tata Usaha MAN 2 Kota Malang, H. Sugeng Winarto, S.Pd.I., M.Pd., bersama tiga supervisor, yakni Amin selaku Supervisor 1, Heru Cahyono, A.Ma. selaku Supervisor 2, dan Siti Maimunah, M.M. selaku Supervisor 3, serta seluruh tenaga kependidikan.
Pertemuan tersebut menjadi ruang komunikasi dan refleksi bersama untuk mengevaluasi capaian kinerja sekaligus mengidentifikasi aspek yang masih perlu ditingkatkan dalam pelaksanaan tugas dan pelayanan administrasi madrasah.
Amin Apresiasi Kekompakan dan Ingatkan Disiplin
Supervisor 1, Amin, menyampaikan apresiasi atas kekompakan dan kebersamaan seluruh Tendik MAN 2 Kota Malang. Berdasarkan hasil supervisi, secara umum tenaga kependidikan telah menunjukkan kerja sama dan kinerja yang baik.
Meski demikian, ia mengingatkan bahwa kesejahteraan yang diterima Tendik MAN 2 Kota Malang patut disyukuri. Kondisi tersebut perlu diimbangi dengan peningkatan kinerja dan kedisiplinan dalam menjalankan tugas.
“Kita patut bersyukur dengan kondisi dan kesejahteraan yang ada di madrasah ini. Karena itu, mari kita imbangi dengan kinerja yang semakin baik. Jangan sampai meninggalkan jam kerja tanpa alasan yang jelas, terlebih tanpa izin atau sepengetahuan pimpinan. Disiplin merupakan bagian penting dari profesionalisme kita,” pesannya.

Heru Cahyono Dorong Tendik Adaptif terhadap Teknologi
Supervisor 2, Heru Cahyono, A.Ma., juga mengapresiasi kinerja tenaga kependidikan yang secara umum telah berjalan cukup baik. Namun, ia menekankan pentingnya kepekaan terhadap perkembangan pekerjaan, khususnya pembaruan aplikasi dan pemutakhiran data administrasi madrasah.
Menurutnya, setiap Tendik perlu memiliki kemauan untuk berubah dan mengembangkan kemampuan diri. Penguasaan komputer dan teknologi informasi menjadi kebutuhan penting agar pekerjaan dapat diselesaikan secara lebih efektif, cepat, dan akurat.
“Kinerja yang sudah baik harus terus ditingkatkan. Kita harus memiliki kepekaan terhadap tugas, tanggap terhadap pembaruan aplikasi dan data, serta tidak berhenti mengembangkan kemampuan diri. Kompetensi komputer menjadi salah satu kebutuhan penting bagi Tendik,” ungkapnya.
Siti Maimunah Usulkan Pelatihan Komputer dan Public Speaking
Sementara itu, Supervisor 3, Siti Maimunah, M.M., menyoroti pentingnya pengembangan karier dan peningkatan kompetensi melalui pelatihan sesuai kebutuhan masing-masing tenaga kependidikan.
Ia mengusulkan pelatihan komputer dan public speaking sebagai upaya memperkuat kemampuan teknis maupun komunikasi. Menurutnya, masih terdapat beberapa Tendik yang membutuhkan penguatan kompetensi di bidang tersebut. Meski demikian, secara umum seluruh tenaga kependidikan telah melaksanakan pekerjaan dengan baik.
“Pengembangan karier perlu kita dukung melalui peningkatan kompetensi. Pelatihan komputer maupun public speaking dapat menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kemampuan Tendik. Kita perlu saling menguatkan agar semuanya semakin berkembang dan mampu memberikan pelayanan yang lebih baik,” pesannya.
Sugeng Winarto Tekankan Profesionalisme dan Etika Pelayanan
Kepala Tata Usaha MAN 2 Kota Malang, H. Sugeng Winarto, S.Pd.I., M.Pd., menegaskan bahwa hasil supervisi tidak seharusnya berhenti sebagai penilaian. Sebaliknya, hasil tersebut perlu menjadi pijakan untuk melakukan perbaikan dan pengembangan secara berkelanjutan.
Ia mengingatkan bahwa tenaga kependidikan memiliki peran strategis dalam mendukung keberhasilan madrasah. Profesionalisme tidak hanya diukur dari kemampuan menyelesaikan pekerjaan, tetapi juga mencakup kedisiplinan, tanggung jawab, etika, adab, kemampuan beradaptasi, serta kualitas pelayanan.
“Menjadi tenaga kependidikan bukan sekadar melaksanakan pekerjaan rutin, tetapi juga menghadirkan pelayanan terbaik dengan penuh tanggung jawab, keikhlasan, dan profesionalisme. Mari kita bangun budaya kerja yang saling menghargai, saling mendukung, dan terus meningkatkan kompetensi,” ungkapnya.
Melalui pertemuan evaluasi ini, MAN 2 Kota Malang berharap seluruh tenaga kependidikan semakin solid, disiplin dalam menjalankan jam kerja, responsif terhadap perkembangan teknologi dan administrasi, serta memiliki semangat untuk terus belajar dan mengembangkan kompetensi.
Evaluasi supervisi tersebut menjadi bagian dari upaya membangun budaya kerja yang produktif, profesional, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan. Perubahan madrasah menuju kondisi yang lebih baik diharapkan dimulai dari perubahan sikap, pola pikir, dan kinerja setiap individu.







