Babinsa Klojen Bersama Tiga Pilar dan Warga Dukung GASS, Bersihkan Kali Sukun untuk Cegah Banjir

Sketsamalang.com – Babinsa Koramil 0833-01/Klojen, Pelru Rosul dan Serka Arif, bersama unsur tiga pilar, perangkat Kelurahan Oro-oro Dowo, Linmas, kader lingkungan, serta masyarakat melaksanakan Gerakan Angkut Sampah dan Sedimen (GASS) di aliran Kali Sukun, RW 09, Kelurahan Oro-oro Dowo, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Minggu (28/6/2026).

Kegiatan ini bertujuan membersihkan saluran air, mencegah banjir saat musim hujan, serta mendukung terciptanya lingkungan yang bersih dan sehat.

Karya bakti dilakukan secara gotong royong dengan membersihkan sampah, sedimen, dan rumput liar yang menghambat aliran sungai. Melalui kegiatan tersebut, saluran air diharapkan kembali berfungsi secara optimal sehingga mampu mengurangi risiko genangan maupun banjir ketika curah hujan meningkat.

Babinsa Koramil 0833-01/Klojen menyampaikan bahwa Gerakan Angkut Sampah dan Sedimen merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap pelestarian lingkungan sekaligus bagian dari pembinaan teritorial yang memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

“Kegiatan ini tidak hanya bertujuan mencegah banjir, tetapi juga mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah ke sungai serta membudayakan pola hidup bersih,” ujarnya.

Lurah Oro-oro Dowo, Solikin, S.E., mengapresiasi sinergi seluruh unsur yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, TNI, Polri, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam mewujudkan lingkungan yang bersih sekaligus mendukung program “Ngalam Resik”.

Ia menjelaskan, kegiatan GASS di RW 09 melibatkan Babinsa, Bhabinkamtibmas, Linmas, kader lingkungan, PKK, Karang Taruna, serta masyarakat setempat. Program ini juga direncanakan akan dilaksanakan secara berkala sebagai upaya menjaga kebersihan saluran air dan lingkungan.

Melalui kegiatan GASS, diharapkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan terus meningkat. Dengan saluran air yang bersih dan bebas dari sampah maupun sedimen, potensi banjir dapat diminimalkan sehingga tercipta lingkungan yang sehat, aman, dan nyaman bagi warga Kota Malang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *