Batik Tawangagung Khas Malang yang Tumbuh dari Kearifan Lokal

Oleh: Khofifatul Hilda Silfana (Penulis adalah Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Malang)

Sketsamalang.com – Batik Tawangagung, warisan budaya Malang yang semakin berkembang. Batik khas yang lahir dari alam serta kehidupan masyarakat Desa Tawangargo, Kabupaten Malang, yang mengusung motif utama Tirta Sari yang terinspirasi dari sembilan mata air alami sebagai sumber utama kehidupan warga setempat. Batik Tawangagung merupakan karya seni wastra yang berakar dari kearifan lokal. Motif Tirta Sari pada Batik Tawangagung melambangkan aliran air sebagai simbol kehidupan, kesuburan, serta keharmonisan dengan alam. Melalui filosofi ini, Batik Tawangagung menjadi identitas khas Malang yang memiliki karakter dan makna yang kuat, berbeda dari batik daerah lain.

Peran utama dalam proses pembuatan batik dipegang oleh para perajin lokal Desa Tawangargo. Mereka tidak hanya membuat kain batik, tetapi juga menjaga serta mengembangkan nilai budaya yang terkandung dalam setiap pola yang mereka buat. Usaha untuk melestarikan batik ini didukung oleh masyarakat setempat dan pihak-pihak terkait, agar Batik Tawangagung tetap bisa dipertahankan sepanjang waktu. Batik Tawangagung berasal dari Desa Tawangargo, Kabupaten Malang, sebuah daerah yang terkenal memiliki sembilan sumber mata air alami. Semua proses pembuatan batik dilakukan secara langsung oleh para perajin di dalam lingkungan desa, sehingga batik ini berkembang bersamaan dengan kehidupan alam dan masyarakat setempat.

Batik Tulis Tawangmangu

Batik Tawangagung menjadi identitas baru khas Malang yang mulai diperkenalkan beberapa tahun terakhir sebagai bagian dari upaya meningkatkan potensi desa melalui bidang budaya dan ekonomi kreatif. Inspirasi dari sembilan mata air dipilih karena air memainkan peran penting sebagai sumber kehidupan bagi masyarakat Tawangagung. Angka sembilan melambangkan kesempurnaan, sedangkan kata “tirta” dalam bahasa Jawa artinya air. Nilai-nilai tersebut diwujudkan dalam bentuk motif flora, fauna, dan ornamen alam yang terpadu dalam satu cerita visual yang menyatukan semuanya.

Dengan keistimewaan tersebut, Batik Tawangagung tidak hanya menjadi kain dengan motif tertentu, tetapi juga berperan sebagai sarana dalam melestarikan nilai-nilai alam, budaya, dan identitas lokal Malang yang terus diwariskan kepada generasi berikutnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *