Sketsamalang.com – Tim nasional voli putra dan putri Indonesia akan menghadapi ujian sesungguhnya. Mereka akan melawan tim tangguh Iran dalam laga penentuan babak 8 besar Asian Youth Games (AYG) 2025. Pertandingan krusial ini digelar hari ini, Jumat (24/10). Laga ini sangat penting bagi kedua skuad Merah Putih.
Pemenang pertandingan ini akan lolos ke perempat final sebagai juara pool. Status juara pool sangat penting. Ini akan membuat Indonesia bertemu lawan yang relatif lebih mudah di babak gugur nanti.
Kabar baiknya, apa pun hasil hari ini, kedua tim Indonesia sudah dipastikan lolos ke babak perempat final.
Timnas Voli Putri Indonesia akan berlaga lebih dulu. Mereka menantang Iran pada pukul 18.00 WIB. Laga ini tidak disiarkan di televisi. Penggemar bisa menyaksikannya melalui live streaming di kanal Youtube MNCTV Sports dan RCTI Sports.
Sementara itu, Timnas Voli Putra U18 akan bertanding pada malam hari. Skuad putra akan melawan Iran pukul 23.00 WIB. Pertandingan mereka akan disiarkan langsung oleh MNCTV. Laga ini juga tayang di layanan streaming Youtube yang sama.
Persaingan Ketat di Puncak Klasemen
Persaingan di Pool E Putri sangatlah ketat. Tim putri Indonesia dan Iran sama-sama tampil dominan. Keduanya kini bahkan memiliki rasio set yang identik, yaitu 6,000. Ini menunjukkan kekuatan kedua tim yang sangat seimbang.
Pembeda keduanya di klasemen sangat tipis. Iran sedikit unggul dalam rasio poin (1,933). Sementara Indonesia memiliki rasio poin 1,811. Laga petang ini akan menjadi penentu sejati siapa yang terhebat.
Indonesia datang dengan kepercayaan diri tinggi. Mereka baru saja meraih kemenangan besar. Skuad Merah Putih menggasak Qatar tiga set langsung. Dalam laga itu, Indonesia tampil perkasa dan hanya memberikan 13 poin bagi lawan. Pertandingan melawan Iran selalu tidak mudah, terutama karena postur tubuh lawan. Namun, tim putri tidak akan menyerah sebelum bertanding.

Ujian Berat Skuad Putra
Di Pool F Putra, situasinya juga serupa. Timnas Putra Indonesia kini berada di posisi runner-up. Mereka mengoleksi 6 poin dari 2 pertandingan. Iran juga mengoleksi 6 poin di puncak klasemen. Merah Putih hanya kalah dalam perhitungan rasio set.
Iran menjadi lawan paling berat di grup ini. Mereka mencatatkan rasio set “MAX” atau maksimum. Artinya, Iran belum kehilangan satu set pun dari dua laga sebelumnya.
Tim putra Iran tampil sangat rapi. Saat melawan Thailand, akurasi spike mereka mencapai 62 persen. Mereka juga diperkuat trio berbahaya. Ada opposite Amir Naderi Noureyni. Serta Armin Asiaei (middle blocker) dan Mohammad Amin Rahimi (outside hitter).
Meski begitu, Indonesia siap memberi perlawanan. Skuad U18 memiliki senjata andalan. Ada kombinasi opposite Fauzan Nibras dan outside hitter Muhammad Haikal Hidayatullah. Keduanya mencetak total 27 poin saat melawan China. Statistik Indonesia juga impresif, dengan 55 persen spike dan 45 persen block. Laga malam ini akan menjadi pembuktian mental juara bagi skuad Merah Putih.






