Getarlah Jika Kau Bodoh

Aku tahu tidak banyak dari kalian yang berani melawan ketidakadilan. Bukan berarti kalian takut akan kejahatan, namun kalian paham jika di dunia ini tidak akan ada yang murni berada di jalan kebenaran. Kalian salah tapi juga benar, dikata benar pun juga salah. Sejatinya ketakutan bukanlah kelemahan, tetapi bukti bahwa kalian hanya manusia biasa. Yang memiliki batas kemampuan, dan minim kekuasaan. Adakalnya keterpaksaan dilakukan karena tidak punya pilihan lain. Dimana semua manusia harus licik bermain sifat. Kalian tidak munafik, tapi kondisilah yang menjilat kalian untuk berbuat curang. Bukti bahwa dunia memang kejam untuk manusia yang lemah.

Berbeda jika kau adalah manusia yang bodoh. Bodoh dalam hal menilai karakter manusia. Kebodohan itulah yang akan menjadikan kalian tidak berarti seperti sampah. Seperti kaya menjadi semakin kaya, miskin semakin menjadi miskin, jahat semakin menjadi jahat. Ada pepatah bahwa karakter bisa dirubah. Kurang tepat, karakter dan sifat adalah dua hal yang berbeda. Karakter adalah hal yang murni sudah diciptakan sejak manusia dilahirkan, sifat adalah perilaku yang bisa dirubah melalui kebiasaan sehari-hari. Karakter tidak bisa dirubah, namun bisa ditahan. Di pendam layaknya aib sendiri.

Sama halnya seperti takdir, ada dua takdir yang menjadi perbedaan. Takdir besar dan takdir kecil. Yang mana harus dipilih? Tidak ada. Karena itu sudah ketetapan Yang Maha Kuasa. Begitulah manusia bersikap. Harus pintar dalam segala situasi. Harus cerdik melihat kondisi. Apakah kalian tahu hal yang paling menjijikkan dari sebuah kemunafikkan? Ialah kalian menutup mata atas kejahatan yang terjadi.

Selamatkan diri kalian tapi tidak dengan menjadi buta akan kecurangan. Kalian harus ingat jika manusia juga dilahirkan untuk menghadapi karma mereka masing-masing. Karma itu lah kehidupan. Lalu apakah kalian manusia yang bodoh atau manusia yang munafik? Pikirkan baik-baik?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *