Gandeng Anjani Batik dengan Konsep Piknik Syahdu, “Nggelar Batik” Mahasiswa Ilkom UMM Berhasil Pikat Generasi Muda Cintai Budaya

Sketsamalang.com – Puluhan pasang mata generasi muda larut dalam kekhusyukan budaya pada gelaran “Nggelar Batik” yang sukses diselenggarakan oleh mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) baru-baru ini. Menggabungkan konsep workshop membatik dengan atmosfer piknik yang syahdu, event ini berhasil membuktikan bahwa melestarikan warisan leluhur bisa dikemas secara modern dan menyenangkan.

Sejak sore hari, area venue disulap menjadi ruang kreatif terbuka yang hangat. Para peserta tampak antusias duduk beralaskan tikar, memegang canting, dan menggoreskan lilin malam di atas kain putih. Suasana semakin syahdu dengan iringan musik akustik minimalis yang menemani proses kreatif mereka di alam terbuka.

Daya tarik utama yang menjadi magnet bagi para peserta adalah sesi charm workshop. Di sini, hasil kain batik yang telah mereka buat tidak hanya menjadi pajangan, melainkan langsung dikreasikan menjadi aksesori gantungan (charm) modern yang modis dan siap pakai. Pengalaman ini memberikan perspektif baru bahwa batik sangat adaptif terhadap tren fesyen masa kini.

Kehangatan acara kian terasa saat memasuki sesi minum jamu bersama. Di tengah udara Malang yang sejuk, para peserta diajak meneguk segelas jamu tradisional sebuah simbolisasi untuk merawat tubuh sekaligus merawat tradisi nusantara yang mulai jarang disentuh oleh generasi Z.

Sebagai puncak acara, suasana mendadak khidmat saat pemutaran video film dokumenter “Anjani Batik Batu” dimulai. Visualisasi apik mengenai perjuangan, filosofi, dan proses kreatif di balik eksistensi Batik Anjani dari Kota Wisata Batu berhasil menyentuh sisi emosional penonton. Banyak peserta mengaku baru menyadari kedalaman makna di balik motif-motif batik khas Malangan setelah menonton film tersebut.

“Kami sangat puas melihat antusiasme teman-teman. Target kami untuk membumikan kembali batik lewat cara yang relatable dengan gaya hidup anak muda hari ini tercapai. Melihat mereka bangga memamerkan charm batik buatannya sendiri adalah pencapaian terbesar kami,” ungkap [Nama Ketua Pelaksana], Ketua Pelaksana Event “Nggelar Batik”.

Event “Nggelar Batik” ini menjadi bukti nyata kontribusi aktif mahasiswa Ilmu Komunikasi UMM dalam dunia event management yang berdampak sosial. Lewat kreativitas ini, mereka sukses meruntuhkan sekat kaku antara tradisi dan modernitas, sekaligus memantik kembali rasa bangga anak muda terhadap identitas budaya lokal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *