Laboratorium Terpadu UB Raih Akreditasi KAN, Salah Satunya Lab FTAB

Sketsamalang.com – UPT Laboratorium Layanan Terpadu Universitas Brawijaya resmi memperoleh Akreditasi dari Komite Akreditasi Nasional (KAN) berdasarkan standar SNI ISO/IEC 17025:2017. Salah satunya Laboratorium Terpadu FTAB bersama Laboratorium Operasi Teknik Kimia Fakultas Teknik UB dan Laboratorium Fisika Terapan Fakultas Bioindustri, Pertanian dan Kehutanan UB.

Dekan FTAB UB, Prof. Yusuf Hendrawan, STP., M.App.Life.Sc.,Ph.D. menyambut baik raihan Akreditasi dari KAN tersebut. Menurutnya, akreditasi ini menjadi bukti komitmen FTAB UB dalam menerapkan tata kelola laboratorium yang baik, pemenuhan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), serta mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).

Milestone Tata Kelola Laboratorium FTAB UB
Akreditasi KAN bukan hanya pengakuan teknis, tetapi juga pengakuan atas sistem manajemen mutu laboratorium yang dijalankan Laboratorium Terpadu FTAB UB.

“Dengan akreditasi KAN ini, Laboratorium Terpadu FTAB UB telah memenuhi persyaratan kompetensi, konsistensi, dan imparsialitas dalam menghasilkan data uji yang valid dan dapat dipercaya,” ujar Prof. Yusuf Hendrawan.

Beberapa poin penguatan yang mengantarkan FTAB meraih akreditasi ini antara lain:
1. Tata Kelola Laboratorium yang Baik : Penerapan sistem manajemen mutu terdokumentasi, mulai dari penerimaan sampel, metode pengujian, kalibrasi alat, hingga penjaminan mutu hasil.
2. Pemenuhan K3: Seluruh proses pengujian telah memenuhi standar K3. Mulai dari SOP keselamatan kerja, penyediaan APD, manajemen limbah laboratorium, hingga pelatihan rutin bagi teknisi laboran dan mahasiswa.
3. Dukungan terhadap SDGs: Riset yang dihasilkan laboratorium diarahkan untuk mendukung beberapa poin SDGs, terutama SDG 2: Zero Hunger melalui inovasi pangan, SDG 3: Good Health and Well-being melalui pengujian keamanan pangan, SDG 6 : clean water and sanitation melalui pengelolaan limbah cair yang aman serta efisiensi penggunaan air, SDG 9: Industry, Innovation and Infrastructure melalui riset teknologi pertanian, dan SDG 12: Responsible Consumption and Production melalui pengembangan produk berkelanjutan.

Akreditasi KAN ini melengkapi deretan prestasi FTAB UB dalam beberapa tahun terakhir seperti :
1. Laboratorium Terpadu terakreditasi KAN
2. Jurnal FTAB telah terindeks SCOPUS
3. Zona Integritas dengan status WBBM – Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani
4. Telah memiliki 4 Center of Excellence [CoE] sebagai pusat unggulan riset.

“Alhamdulillah Laboratorium Terpadu FTAB UB telah terakreditasi KAN. Semoga tambah berkah dan tambah maju riset-riset yang dilakukan di FTAB. Mudah-mudahan di tahun 2026 ini diikuti capaian dan prestasi lainnya,” ungkap Dekan FTAB UB.

Dampak bagi Akademisi dan Industri
Dengan status terakreditasi KAN, Laboratorium Terpadu FTAB UB kini dapat:
1. Memberikan layanan uji yang hasilnya diakui secara nasional maupun internasional
2. Menjadi mitra riset dan pengujian bagi industri, UMKM, dan pemerintah
3. Meningkatkan kualitas pembelajaran dan penelitian mahasiswa serta dosen berbasis data yang kredibel

FTAB UB optimis akreditasi ini akan menjadi pendorong lahirnya inovasi-inovasi baru di bidang teknologi pertanian dan pangan yang berdampak langsung pada masyarakat.

Fakultas Teknologi Agroindustri dan Biosistem Universitas Brawijaya merupakan fakultas yang fokus pada pengembangan ilmu dan teknologi di bidang pertanian dan pangan. Dengan visi menjadi fakultas berkelas dunia, FTAB UB terus mendorong riset, pengabdian, dan pendidikan yang berorientasi pada keberlanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *