Bangun Demokrasi Pelajar, Kandidat OSIS dan MPK SMAN 6 Malang Paparkan Visi-Misi

Sketsamalang.com, MALANG — Lapangan SMAN 6 Kota Malang menjadi ruang bagi para calon pemimpin muda untuk menyampaikan gagasan dan menawarkan program terbaiknya. Tiga kandidat Ketua OSIS dan tiga kandidat Ketua MPK periode 2026–2027 menyampaikan visi dan misi di hadapan warga sekolah, Jumat (9/10/2026).

Suasana antusias terlihat saat para kandidat bergantian menyampaikan gagasan kepemimpinan. Tahapan tersebut menjadi kesempatan bagi peserta didik untuk mengenal lebih jauh visi, karakter, serta komitmen masing-masing calon sebelum menentukan pilihan.

Dalam pemilihan Ketua OSIS periode 2026–2027, terdapat tiga kandidat yang mengikuti penyampaian visi dan misi. Mereka yakni Nathania Dewi dari kelas XI-4 sebagai calon nomor urut 1, Bima Riski dari kelas X-3 sebagai calon nomor urut 2, dan Talita dari kelas XI-7 sebagai calon nomor urut 3.

Dalam orasinya, para kandidat menawarkan gagasan untuk memperkuat OSIS sebagai wadah pengembangan kreativitas, kepemimpinan, sekaligus partisipasi aktif peserta didik.

Setiap kandidat membawa perspektif masing-masing untuk membangun organisasi siswa yang lebih inovatif, terbuka terhadap aspirasi, dan mampu menjadi ruang bagi siswa untuk berkontribusi dalam berbagai kegiatan sekolah.

Selain calon Ketua OSIS, tahapan penyampaian visi dan misi juga diikuti tiga kandidat Ketua MPK periode 2026–2027.

Ketiga kandidat tersebut yakni Gita Amalia dari kelas XI-10 sebagai calon nomor urut 1, Fatha dari kelas X-10 sebagai calon nomor urut 2, dan Aimar Fadila dari kelas XI-5 sebagai calon nomor urut 3.

Para kandidat Ketua MPK memaparkan gagasan untuk memperkuat fungsi MPK sebagai organisasi yang menampung aspirasi peserta didik. Mereka juga membawa gagasan mengenai penguatan komunikasi antarsiswa serta terciptanya lingkungan sekolah yang demokratis dan kolaboratif.

Penyampaian visi dan misi tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam rangkaian pemilihan OSIS dan MPK SMAN 6 Kota Malang.

Kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi proses memilih pemimpin organisasi siswa. Lebih dari itu, kegiatan menjadi sarana pembelajaran demokrasi bagi peserta didik untuk belajar menyampaikan pendapat, mendengarkan gagasan orang lain, menghargai perbedaan, serta menentukan pilihan secara bertanggung jawab.

Melalui proses tersebut, SMAN 6 Kota Malang memberikan ruang kepada peserta didik untuk mengasah kemampuan kepemimpinan sejak di lingkungan sekolah.

Dari lapangan sekolah, berbagai gagasan dan visi kepemimpinan dipertemukan. Para kandidat diharapkan mampu menjadikan proses pemilihan sebagai pengalaman berharga sekaligus menjadi bagian dari pembentukan karakter pelajar yang aktif, kritis, demokratis, dan bertanggung jawab.

Siapa pun yang nantinya terpilih diharapkan mampu menjalankan amanah, mengakomodasi aspirasi peserta didik, serta membawa OSIS dan MPK SMAN 6 Kota Malang menjadi organisasi yang semakin aktif dan memberikan kontribusi positif bagi sekolah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *