Sketsamalang.com – Fakultas Bio-Industri Pertanian dan Kehutanan (FBiPK) Universitas Brawijaya (UB) menanamkan nilai integritas dan budaya antikorupsi kepada mahasiswa baru melalui materi Zona Integritas: Anti Gratifikasi dan Anti Korupsi dalam kegiatan Pengembangan Potensi Mahasiswa (PPM) 2026.
Materi tersebut disampaikan Sekretaris Zona Integritas FBiPK UB, Evi Hayati, S.Ag., M.Ag. Dalam pemaparannya, ia menegaskan pentingnya membangun lingkungan pendidikan yang bersih, transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik korupsi maupun gratifikasi.
Evi menjelaskan, penerapan zona integritas merupakan bentuk komitmen institusi untuk memastikan seluruh layanan administrasi kepada mahasiswa berjalan sesuai ketentuan resmi. Karena itu, mahasiswa tidak diperkenankan memberikan pungutan tidak resmi, uang terima kasih, hadiah, maupun bentuk imbalan lainnya kepada petugas atas pelayanan yang diterima.
“Pelayanan kepada mahasiswa merupakan bagian dari tanggung jawab institusi. Mahasiswa tidak perlu memberikan uang terima kasih atau imbalan kepada petugas yang memberikan pelayanan. Kita ingin membangun lingkungan kampus yang bersih, transparan, dan menjunjung tinggi integritas,” tegasnya.

Ia menambahkan, budaya antikorupsi tidak cukup diwujudkan melalui penolakan terhadap gratifikasi. Nilai integritas juga harus tercermin dalam perilaku mahasiswa selama menjalani aktivitas akademik maupun berorganisasi.
Kebiasaan sederhana, seperti datang tepat waktu, mematuhi peraturan perkuliahan, bersikap jujur saat ujian, serta menjalankan tanggung jawab secara disiplin, merupakan bentuk nyata penerapan integritas di lingkungan kampus.
“Integritas dimulai dari hal-hal kecil. Datang terlambat tanpa alasan yang dapat dibenarkan, melanggar tata tertib, atau menyontek saat ujian merupakan perilaku yang bertentangan dengan nilai integritas. Karena itu, mahasiswa harus membiasakan diri untuk jujur, disiplin, dan bertanggung jawab sejak awal perkuliahan,” ujarnya.
Menurut Evi, pembentukan karakter berintegritas perlu dimulai sejak mahasiswa memasuki dunia perguruan tinggi. Dengan membiasakan perilaku jujur dan bertanggung jawab, mahasiswa diharapkan mampu menjadikan integritas sebagai prinsip dalam mengambil keputusan dan bertindak.
Melalui penyampaian materi tersebut, FBiPK UB berharap mahasiswa baru memahami bahwa budaya antikorupsi merupakan tanggung jawab bersama yang berawal dari kesadaran pribadi. Nilai-nilai tersebut diharapkan diterapkan secara konsisten, baik dalam kegiatan akademik, organisasi kemahasiswaan, maupun kehidupan bermasyarakat.
Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari penguatan budaya integritas di lingkungan perguruan tinggi untuk menciptakan generasi muda yang menjunjung tinggi kejujuran, kedisiplinan, dan tanggung jawab.
#UniversitasBrawijaya_SDG4; #UniversitasBrawijaya_SDG8







