Sketsamalang.com – Babinsa Kelurahan Buring, Koramil 0833-02/Kedungkandang, Serka Arief, memimpin kegiatan karya bakti bersama warga dan sejumlah instansi terkait di wilayah binaannya, Senin (6/7/2026). Kegiatan gotong royong tersebut difokuskan pada pembersihan lingkungan, saluran air, serta pemangkasan ranting dan pohon yang berpotensi membahayakan pengguna jalan.
Karya bakti dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi genangan dan banjir, sekaligus menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, aman, dan nyaman bagi masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, warga bersama personel TNI bahu-membahu membersihkan sampah dan endapan yang menyumbat saluran drainase. Selain itu, ranting dan pohon yang dinilai rawan patah juga dipangkas guna mengurangi risiko kecelakaan bagi pengguna jalan.
Babinsa Kelurahan Buring, Serka Arief, mengatakan karya bakti merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial sekaligus bentuk kepedulian TNI terhadap kondisi lingkungan di wilayah binaan.
Menurutnya, menjaga kebersihan lingkungan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.
“Karya bakti ini menjadi wujud kebersamaan antara TNI, pemerintah, dan masyarakat dalam menjaga lingkungan. Dengan bergotong royong, pekerjaan menjadi lebih ringan sekaligus mempererat kebersamaan serta kepedulian terhadap lingkungan sekitar,” ujar Serka Arief.
Ia menambahkan, kegiatan semacam ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan, terutama dengan tidak membuang sampah sembarangan yang dapat menghambat aliran air.
Kegiatan karya bakti tersebut mendapat apresiasi dari warga setempat. Kehadiran Babinsa bersama unsur pemerintah dan masyarakat dinilai mampu membangkitkan kembali semangat gotong royong yang telah menjadi budaya di tengah masyarakat.
Melalui kegiatan yang rutin dilaksanakan, diharapkan kondisi lingkungan di Kelurahan Buring tetap terjaga, saluran air dapat berfungsi secara optimal, serta sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat semakin kuat dalam mewujudkan kawasan yang bersih, sehat, dan bebas dari potensi banjir.






