Tim Anargya ITS Borong Tiga Gelar Juara di FSAE Japan

Sketsamalang.com, JEPANG – Tim Anargya ITS EV Team kembali mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. Membawa mobil formula listrik Mark 6.0,tim mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) sukses memborong tiga gelar juara dalam ajang 24th Formula SAE (FSAE) Japan 2026 di Aichi Sky Expo, Jepang.

Kompetisi bergengsi tersebut berlangsung hingga Jumat (7/8/2026). Dalam ajang itu, Anargya ITS EV Team berhasil meraih 1st Place Three-View Drawing Awards (EV), 2nd Place MathWorks Modelling Awards (EV), dan 2nd Place PR Awards.

Tim Anargya ITS yang sukses memborong tiga gelar juara FSAE Japan 2026 saat berada di lintasan sirkuit Aichy Sky Expo Japan

Dosen Pendamping Anargya ITS EV Team, Ir. Alief Wikarta, S.T., M.Sc.Eng., Ph.D., mengapresiasi capaian tersebut sebagai hasil kerja kolektif seluruh anggota tim.

“Prestasi ini menunjukkan kemajuan signifikan tim, khususnya pada ketelitian engineering, pemanfaatan modelling, dan kemampuan mengomunikasikan inovasi,” ujar Alief yang merupakan dosen Departemen Teknik Mesin ITS.

Alief menjelaskan, Mark 6.0 merupakan generasi terbaru mobil formula listrik Anargya yang dikembangkan melalui pendekatan desain dan pemodelan yang semakin matang.

Penghargaan juara pertama pada kategori Three-View Drawing diraih berkat ketelitian dalam visualisasi teknis. Sementara itu, posisi kedua pada MathWorks Modelling Awards menunjukkan kemampuan tim dalam mengoptimalkan simulasi performa kendaraan listrik.

“Kolaborasi lintas departemen menjadi kunci keberhasilan proses dari desain hingga presentasi,” jelasnya.

Menurut Alief, keberhasilan tersebut tidak diraih dengan mudah. Tim harus menghadapi berbagai tantangan, mulai dari persoalan teknis dan logistik hingga koordinasi anggota yang berasal dari berbagai departemen di ITS.

Tantangan itu diatasi melalui bimbingan intensif, evaluasi secara berkelanjutan, serta pengambilan keputusan berdasarkan data.

Tim Anargya ITS ketika mempersiapkan mobil andalannya Mark 6.0 sebelum perlombaan dimulai

Selain memberikan pendampingan dari sisi teknis, Alief turut mengarahkan tim dalam aspek presentasi dan dokumentasi. Strategi tersebut turut mendukung keberhasilan Anargya ITS EV Team meraih PR Awards.

“Capaian gemilang tersebut merupakan buah dedikasi seluruh anggota Anargya ITS EV Team yang berasal dari berbagai departemen di ITS,” tutur dosen Laboratorium Mekanika Benda Padat ITS tersebut.

Prestasi Anargya ITS melalui pengembangan Mark 6.0 juga sejalan dengan agenda Sustainable Development Goals (SDGs). Pengembangan kendaraan listrik yang efisien mendukung SDGs poin ke-7 tentang Energi Bersih dan Terjangkau serta poin ke-9 mengenai Industri, Inovasi, dan Infrastruktur.

Di sisi lain, penggunaan kendaraan listrik juga berkontribusi terhadap SDGs poin ke-13 tentang Penanganan Perubahan Iklim melalui upaya mengurangi emisi.

Alief berharap keberhasilan Anargya ITS dapat menjadi bagian dari perjalanan ITS dalam melahirkan inovasi teknologi yang mampu bersaing di tingkat global.

“Semoga ITS terus menjadi kampus pendorong lahirnya inovasi baru sebagai Home of Champions,” pungkasnya.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *