Gol Tunggal Ante Budimir Menangkan Kroasia Atas Panama di Piala Dunia 2026

Sketsamalang.com — Tim nasional Kroasia berhasil memetik kemenangan krusial pada laga kedua babak penyisihan Grup L Piala Dunia 2026. Bertanding di Stadion Toronto, Kanada, skuad berjuluk Vatreni tersebut menyudahi perlawanan sengit perwakilan CONCACAF, Panama, dengan skor tipis 1-0.

Gol semata wayang pada pertandingan ini dilesakkan oleh penyerang pengganti, Ante Budimir, pada awal babak kedua. Hasil ini sekaligus mengamankan tiga poin perdana bagi Kroasia setelah sebelumnya menelan kekalahan dari Inggris di laga pembuka.

Sejak peluit pertama dibunyikan, pelatih Kroasia, Zlatko Dalić, menerapkan formasi taktis 4-2-3-1 demi mendominasi lini tengah. Laga ini sekaligus menjadi tonggak sejarah yang monumental bagi sang kapten, Luka Modrić, yang mencatatkan penampilan internasional ke-200 bersama negaranya.

Kendati mendominasi penguasaan bola melalui kreativitas Modrić dan Mateo Kovačić, Kroasia kesulitan membongkar pertahanan berlapis Panama. Skuad asuhan Thomas Christiansen tampil disiplin dengan formasi 3-4-3 yang rapat. Rencana serangan balik cepat yang dimotori oleh Yoel Bárcenas beberapa kali sempat merepotkan barisan pertahanan Kroasia, namun tidak ada peluang yang benar-benar mengancam gawang Orlando Mosquera maupun Dominik Livaković. Paruh pertama pun berakhir dengan skor kacamata 0-0.

Memasuki babak kedua, Zlatko Dalić melakukan penyegaran strategis dengan memasukkan Ante Budimir menggantikan Petar Musa serta Andrej Kramarić untuk menggantikan Joško Gvardiol. Langkah ini terbukti sangat jitu.

Pada menit ke-53, kebuntuan akhirnya pecah. Berawal dari skema serangan yang rapi di sisi sayap, sebuah umpan silang akurat berhasil disambut dengan penyelesaian akhir yang dingin oleh Ante Budimir. Bola bersarang rendah ke dalam gawang Panama tanpa mampu dihalau oleh Mosquera. Papan skor berubah menjadi 1-0 untuk keunggulan Kroasia. Setelah peninjauan asisten wasit video (VAR), gol tersebut dinyatakan sah.

Tertinggal satu gol memaksa Panama bermain lebih terbuka. Ketegangan sempat meningkat ketika Yoel Bárcenas menerima kartu kuning pada menit ke-60 akibat pelanggaran keras. Guna mengejar ketertinggalan, Christiansen memasukkan amunisi baru seperti Cecilio Waterman dan Azarias Londoño. Namun, tangguhnya lini belakang Kroasia yang dikawal Josip Šutalo membuat upaya Panama kandas.

Hingga masa injury time berakhir, termasuk satu kartu kuning tambahan bagi pemain pengganti Kroasia, Petar Sučić, skor 1-0 tetap bertahan untuk keunggulan juara kedua Piala Dunia 2018 tersebut.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *