Sinergi Babinsa dan Warga Jaga Tradisi Bersih Desa Pandanwangi Malang Tetap Kondusif

Sketsamalang.com – Ratusan warga RW 04 Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, menggelar tradisi tahunan Bersih Desa di Jalan Batu Amaril pada Minggu (21/6/2026). Untuk memastikan acara kebudayaan ini berjalan aman dan tertib, Babinsa Kelurahan Pandanwangi Koramil 0833/03 Blimbing, Serma Sunyitno, turun langsung memimpin pengamanan di lokasi.

Langkah proaktif ini diambil guna memberikan rasa nyaman bagi masyarakat sekaligus mengawal kelestarian kearifan lokal di wilayah binaannya.

Pengamanan ini tidak dilakukan sendiri. Babinsa bersinergi erat dengan Bhabinkamtibmas, perangkat kelurahan, panitia lokal, serta elemen masyarakat setempat. Kolaborasi ini terbukti ampuh menciptakan suasana yang kondusif di tengah antusiasme ratusan warga yang memadati lokasi.

Bagi masyarakat Pandanwangi, Bersih Desa bukan sekadar rutinitas adat. Momentum ini menjadi wadah mempererat tali silaturahmi, menjaga gotong royong, dan melestarikan budaya leluhur di era modern.

Di sela-sela kegiatannya, Serma Sunyitno menjelaskan bahwa pengamanan ini merupakan bagian dari tugas pokok pembinaan teritorial. Momentum berkumpulnya warga ia manfaatkan untuk melakukan komunikasi sosial (komsos) demi memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat.

“Kami hadir untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif. Sinergi antara aparat dan masyarakat adalah kunci utama terciptanya lingkungan yang nyaman,” ujar Serma Sunyitno.

Ia menambahkan, situasi yang kondusif membuat nilai-nilai luhur dari tradisi Bersih Desa dapat diresapi dengan baik oleh generasi muda.

Kehadiran dan keaktifan Babinsa yang membaur tanpa sekat mendapatkan apresiasi tinggi dari panitia serta warga RW 04 Pandanwangi. Warga merasa lebih tenang dan khusyuk dalam mengikuti prosesi adat.

Masyarakat berharap sinergi yang telah terjalin harmonis ini dapat terus dipertahankan. Dengan demikian, Kelurahan Pandanwangi tidak hanya menjadi wilayah yang aman secara fisik, tetapi juga rukun dan damai dalam kehidupan sosial sehari-hari.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *