Sketsamalang.com – Sekjen DPP PKB dan Wali Kota Malang mengapresiasi launching Ambulance Sahabat Sam Anas yang digagas Anggota Fraksi PKB DPRD Kota Malang, M. Anas Muttaqin, di Mifeng Kopitiam, Sabtu (25/1/2026).
Dalam sambutannya, Sekretaris Jenderal DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Hasanuddin Wahid menegaskan bahwa apa yang dilakukan Anas bukan semata menjalankan instruksi partai, melainkan bentuk kesadaran politik yang berpihak pada kebutuhan riil masyarakat.
“Ini bukan sekadar perintah partai atau kewajiban sebagai anggota DPRD. Ini adalah implementasi nilai PKB pasca-muktamar, yakni politik kehadiran dan pelayanan. PKB harus selalu hadir di tengah masyarakat, bahkan kalau bisa masuk ke dalam mimpi masyarakat,” ujar Hasanuddin.
Anggota DPR RI Dapil Malang Raya itu juga mencontohkan bagaimana Anas Muttaqin kerap turun langsung ke lapangan, termasuk saat masyarakat menghadapi musibah banjir, sebagai bukti kehadiran nyata wakil rakyat di saat warganya membutuhkan.
“Saya tahu betul Sahabat Anas. Ketika masyarakat resah, beliau hadir. Itu politik kehadiran. Tidak hanya hadir dalam rapat-rapat, tapi hadir di tengah warga,” ucapnya.

Hasanuddin Wahid menilai keberadaan ambulance tersebut sebagai simbol kuat pelayanan publik yang konkret. Menurutnya, kehadiran saja tidak cukup tanpa diiringi pelayanan nyata kepada masyarakat.
“Hadir saja tapi tidak melayani itu salah. Ambulance ini simbol pelayanan. Sahabat Anas memastikan dirinya bukan hanya dilayani sebagai pejabat, tetapi justru melayani masyarakat. Tidak semua politisi mau melakukan hal seperti ini,” terangnya.
Ia pun berharap Ambulance Sahabat Sam Anas dapat beroperasi selama 24 jam dan benar-benar menjadi solusi bagi masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan darurat.
“Ambulance ini saya harap aktif 24 jam. Ini bukan sekadar kendaraan, tapi komitmen pelayanan kepada warga Malang,” tandasnya.
Senada, Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, mengapresiasi inisiatif sosial Sam Anas yang menyumbangkan satu unit ambulance guna mendukung peningkatan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kota Malang.
Menurut Wahyu, keberadaan ambulance tambahan sangat membantu pemerintah daerah, mengingat keterbatasan jumlah ambulance yang dimiliki saat ini. Donasi tersebut dinilai sebagai langkah mulia karena membuka peluang lebih luas bagi masyarakat untuk memperoleh layanan kesehatan secara cepat dan mudah.
“Ambulance ini memberikan kemudahan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Banyak kebutuhan yang belum sepenuhnya dapat dijangkau pemerintah, sehingga inisiatif seperti ini sangat kami apresiasi,” ujar Wahyu saat meninjau langsung ambulane tersebut.

Wahyu menambahkan, hasil pemeriksaan menunjukkan Ambulance Sam Anas telah memenuhi standar kelengkapan dan fasilitas pendukung sesuai ketentuan ambulance pada umumnya. Ia juga menekankan pentingnya peningkatan keterampilan relawan yang mengoperasikan ambulance, tidak hanya dalam mengemudi, tetapi juga dalam penanganan dasar medis.
“Pemerintah akan mendampingi melalui pelatihan rutin agar relawan memiliki keterampilan kesehatan dasar. Ambulance yang baik harus diimbangi dengan kemampuan relawan yang memadai demi keselamatan pasien,” tegasnya.
Sementara itu, Anas yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi C DPRD Kota Malang ini menjelaskan, ambulance tersebut merupakan bentuk kontribusi sosial bagi masyarakat. Ia menilai kebutuhan ambulance di Kota Malang masih tinggi, sehingga penambahan armada dan relawan akan semakin bermanfaat bagi masyarakat Malang Raya.
“Semakin banyak ambulance dan relawan, maka semakin besar manfaatnya bagi masyarakat. Ini juga sejalan dengan amanat partai bahwa setiap anggota fraksi PKB wajib untuk mempunyai ambulance sebagai kontribusi sosial kita kepada masyarakat. Sekaligus mensukseskan visi Pak Wali tentang Ngalam Tahes,” ungkapnya.
Anas berharap ke depan ambulance tersebut dapat terintegrasi secara optimal dengan sistem layanan kesehatan daerah, sehingga distribusi dan pemanfaatannya semakin efektif.
“Semoga ambulance ini benar-benar bermanfaat bagi masyarakat dan dapat membantu memenuhi kebutuhan layanan kesehatan darurat,” pungkasnya.(Ayu P)






