Kreator Film ‘Jumbo’ Siap Angkat Na Willa ke Layar Lebar

Sketsamalang.com – Visinema Pictures kembali menggarap proyek baru setelah kesuksesan film animasi Jumbo. Rumah produksi ini resmi mengumumkan adaptasi novel Na Willa karya Reda Gaudiamo menjadi sebuah film live action yang disutradarai oleh Ryan Adriandhy, kreator di balik Jumbo. Film ini dijadwalkan tayang pada Lebaran 2026.

Na Willa merupakan novel populer yang pertama kali terbit pada 2012.

Kisahnya berlatar Surabaya pada dekade 60 sampai 70-an dan mengikuti perjalanan seorang gadis kecil bernama Na Willa.

Ia digambarkan sebagai anak berusia lima tahun yang pemberani dan tidak sabaran. Rumahnya ada di gang sempit dekat rel kereta api di kawasan Krembangan, Surabaya.

Na Willa merupakan gadis yang lahir dari dua etnis. Ibunya berasal dari Sabu, Nusa Tenggara Timur, sementara ayahnya keturunan Tionghoa. Latar keluarga campuran ini menjadi bagian penting dari identitas dan pertumbuhan karakter Na Willa.

Luisa sosok gadis kecil yang akan menjadi Willa di film Na Willa 2026 mendatang (YT: Visinema Pictures)

Novel ini disebut terinspirasi dari tokoh Nicholas karya Jean-Jacques Sempé dan René Goscinny, dua penulis legendaris Eropa. Seperti tokoh tersebut, Na Willa membawa pendekatan cerita yang hangat, polos, dan penuh imajinasi.

Mengutip sinopsis dari imdb.com, film live action ini tetap mempertahankan latar 1960-an dan menghadirkan nuansa nostalgia tentang kehidupan keluarga Indonesia. Film ini akan menyoroti hubungan orang tua dan anak, serta dinamika sosial pada masa itu.

Dilansir dari CNN Indonesia, Ryan mengungkapkan kekagumannya terhadap karakter utama.

“Bagaimana Willa itu dengan penuh tanya, dengan penuh keberanian dan banyak sekali dimensi emosinya yang lain, itu yang membuatku sangat sayang sekali sama karakter ini.”

Ia menambahkan bahwa pilihan format live action dilakukan agar cerita terasa lebih realistik dan dekat dengan memori kolektif masyarakat mengenai era tersebut.

Visinema juga telah mengumumkan tiga pemeran utama. Aktris cilik Luisa Adreena dipercaya memerankan tokoh sentral Na Willa. Irma Rihi berperan sebagai Mak, dan Junior Liem sebagai Pak.

Ryan menjelaskan bahwa proses casting dilakukan dengan sangat selektif untuk menjaga kesetiaan pada materi sumbernya.

“Saya setia sama bukunya bagaimana Na Willa ini adalah campuran etnis. Ibunya dari Sabu, bapaknya keturunan Tionghoa dan mereka tinggal di Surabaya,” kata Ryan.

Ia menegaskan bahwa latar tersebut tidak bisa diganti karena menjadi konteks penting dalam pembentukan karakter.

“Latar itu tidak bisa sembarangan aku ganti karena itu yang memberikan konteks cerita Na Wiilla dan pertumbuhan karakternya,” lanjutnya.

Visinema merilis cuplikan perdana film ini pada Rabu, 12 November 2025, melalui kanal YouTube. Trailer tersebut menampilkan Na Willa dengan baju merah polkadot, bermonolog dengan gaya polos dan apa adanya.

Salah satu potongan dialognya berbunyi, “Kalau besar nanti aku mau setinggi Pak. Kalau mau ambil yang tinggi-tinggi tidak perlu pakai kursi.”

Kehadiran Luisa, Irma, dan Junior diharapkan mampu membangun chemistry keluarga yang hangat dan autentik di layar lebar.

Adaptasi Na Willa ini diproyeksikan menjadi salah satu film keluarga paling dinantikan pada 2026 berkat kekuatan cerita, karakter yang kuat, serta pendekatan visual yang digarap dengan penuh perhatian oleh Visinema Pictures.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *