Sketsamalang.com – Tim nasional voli Indonesia harus mengakui keunggulan Iran. Tim putra dan putri menelan kekalahan di Asian Youth Games 2025. Keduanya bertanding di Hall B Isa Sport City, Bahrain. Mereka takluk dengan skor identik 0-3 dari lawan kuat mereka, Jumat (24/10/2025).
Kekalahan ini terjadi di laga penentu juara pool babak 8 besar. Meski kalah, asa medali belum padam. Tim putra dan putri Indonesia tetap lolos ke babak perempat final. Keduanya melaju sebagai runner-up pool masing-masing.
Tim voli putri kalah dari Iran dengan skor 18-25, 21-25, dan 22-25. Hasil ini membuat mereka menjadi runner-up Pool E. Ini adalah kekalahan pertama Merah Putih di turnamen. Sebelumnya, mereka mencatatkan tiga kemenangan beruntun.
Sementara itu, tim voli putra U-18 juga tak berkutik. Mereka kalah telak 0-3 dari Iran. Skor pertandingan adalah 21-25, 16-25, dan 20-25. Hasil ini menempatkan Indonesia sebagai runner-up Pool F.
Di perempat final, tim putra akan menghadapi peringkat ketiga Pool E, Uzbekistan. Tim putri juga akan berlaga di babak gugur. Seluruh laga perempat final akan digelar pada Minggu, 26 Oktober 2025.
Perjuangan Garuda Muda Hadapi Iran
Timnas voli putra U-18 telah berjuang keras melawan Iran. Indonesia mengandalkan trio ujung tombak. Ada Fauzan Nibras, Muhammad Reyhan, dan Muhamad Haikal Hidayatullah. Namun, Iran tampil lebih solid sejak awal.
Skuad Garuda Muda kesulitan di set pertama. Mereka sempat membalikkan keadaan di pertengahan set. Sayangnya, Iran kembali menekan dengan kuat. Set pertama ditutup dengan kekalahan 21-25.
Memasuki set kedua, Indonesia mencoba bangkit. Mereka tampil menekan di awal. Namun, Iran bermain lebih percaya diri. Garuda Muda justru kewalahan. Mereka kembali menyerah dengan skor cukup jauh 16-25.
Di set ketiga, tekanan tidak kendor. Blokade middle blocker Iran sangat sulit ditembus. Hal ini membuat Indonesia sulit mencatatkan poin. Fauzan Nibras Cs berjuang keras mengejar ketertinggalan. Namun, Iran berhasil mengunci kemenangan 25-20.

Nasib Sama Bagi Srikandi Muda
Di sektor putri, perjuangan Srikandi Muda patut diacungi jempol. Mereka menghadapi lawan terkuat mereka, Iran. Set pertama berlangsung ketat selama 28 menit. Indonesia tampil apik. Mereka meminimalisasi kesalahan sendiri.
Sayangnya, Iran unggul dalam spike, block, dan service. Iran memimpin poin attack 18-13. Set pertama berakhir 18-25 untuk keunggulan Iran.
Perlawanan hebat berlanjut di set kedua. Laga berjalan 31 menit. Merah Putih memberikan perlawanan yang sangat tangguh. Persentase spike Iran bahkan menurun drastis. Ini bukti blok Indonesia mulai solid. Namun, Iran tetap unggul tipis di semua aspek. Set kedua kembali lepas dengan skor 21-25.
Di set penentuan, Indonesia terus menempel ketat. Mereka tertinggal tipis 12-13 dan 13-14. Namun, Iran berhasil lepas dari tekanan. Mereka menjauh 16-13. Meski akhirnya kalah 22-25, Srikandi Muda tetap lolos. Tiket perempat final sudah aman di tangan.
Kekalahan dari Iran menjadi pelajaran berharga bagi tim voli putra dan putri Indonesia. Meski harus puas sebagai runner-up pool, perjalanan Garuda Muda dan Srikandi Muda belum berakhir.
Tiket perempat final sudah di tangan. Kini, fokus harus segera dialihkan ke laga gugur. Dukungan penuh bangsa menanti perjuangan mereka selanjutnya di Asian Youth Games 2025 untuk merebut medali.






