Sketsamalang.com – Ribuan mahasiswa baru (Maba) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) memadati lapangan helipad UMM. Untuk mengikuti Pengenalan Studi Mahasiswa Baru (Pesmaba) Gen 25, Selasa pagi (9/9/2025).
Sekitar 7.000 mahasiswa baru dari berbagai fakultas hadir dalam kegiatan ini, didampingi sejumlah dosen dan panitia. Dengan mengusung tema “Generasi Penguat Ketahanan Pangan dan Energi Negeri”.
Tema dipilih untuk menegaskan peran mahasiswa sebagai agen perubahan yang siap menjawab tantangan masa depan. Khususnya dalam bidang pangan dan energi yang kini menjadi isu krusial bangsa.
Pesmaba Gen 25 kali ini turut dihadiri langsung oleh Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) RI, Prof. Dr. Fauzan, M.Pd.
Dalam kesempatan ini, Prof Fauzan menegaskan bahwa Generasi 25 UMM harus menjadi generasi tangguh yang siap menghadapi berbagai tantangan zaman. Pesmaba, katanya, bukan hanya sekadar acara penyambutan, tetapi juga tradisi substantif yang membangun karakter positif mahasiswa baru.
“Mahasiswa UMM berasal dari berbagai wilayah Indonesia, bahkan dari luar negeri. Menjadi mahasiswa UMM, tidak hanya sekedar mengedepankan aspek- aspek akademis, tetapi juga nilai sosial dan etika,” ujar Prof. Fauzan.
Menurutnya, Pesmaba merupakan momentum penting bagi mahasiswa baru dalam proses transisi dari kehidupan sekolah ke dunia kampus.
“Sekaligus kesempatan untuk mengembangkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang mampu menjawab tantangan masa depan,” tandasnya.

Usai memberikan arahan, Prof. Fauzan beserta jajaran menekan tombol miniatur Instalasi Pembangkit Tenaga Listrik. Dilanjut dengan Wamendiktisaintek melakukan penyematan atribut Pesmaba berupa topi kebanggaan UMM kepada perwakilan mahasiswa baru sebagai simbol dimulainya kegiatan.
Yang tak kalah menarik, Pesmaba tahun ini juga dimeriahkan dengan kehadiran maskot khas UMM bernama SWANUMM, seekor angsa yang melambangkan filosofi keharmonisan dengan alam. Kehadiran maskot ini bukan sekadar pemanis acara, melainkan simbol harapan agar mahasiswa baru mampu menjaga keseimbangan antara ilmu, lingkungan, dan kehidupan sosial.
Selain itu, sebanyak 60 mahasiswa pasukan baris-berbaris turut tampil sebagai perwakilan UMM, diiringi Korsik TNI Angkatan Udara (AU) yang mengenakan seragam biru. Pertunjukan ini semakin semarak dengan latar dekorasi kincir angin, salah satu karya mahasiswa UMM yang kini menjadi ikon kebanggaan kampus.
Seluruh rangkaian tersebut menjadi pembuka Pesmaba 2025 yang akan berlangsung selama empat hari ke depan. Melalui berbagai kegiatan pembekalan, motivasi, hingga aktivitas kebersamaan, Pesmaba diharapkan menjadi titik awal perjalanan mahasiswa baru UMM untuk tumbuh sebagai insan berkarakter yang lebih baik dan bertanggung jawab.






