Gelar Wisuda ke-12, Lulusan Universitas Ma Chung Siap Berkarya di Tengah Masyarakat

SKETSAMALANG.COM – Universitas Ma Chung kembali menggelar profesi wisuda ke – 12 secara luring. Bertempat di Balai Pertiwi, gelaran wisuda ini diikuti 303 wisudawan.

Rektor Universitas Ma Chung, Dr. Murpin Josua Sembiring, S.E., M.Si, dalam sambutannya mengatakan, lulusan Ma Chung sudah dipersiapkan untuk mengantisipasi dan beradaptasi dengan semua bentuk perubahan. Terbukti, mereka mampu menaklukkan perubahan secara teknologi pembelajaran dari luring menjadi daring. Sekaligus mampu mengalahkan tantangan ekonomi, mobilitas rendah serta beban psikologis dalam proses belajar mengajar

“Para lulusan Ma Chung juga telah dibekali dengan berbagai kompetensi yang sangat dibutuhkan dalam menaklukkan tantangan masa depan,” tegasnya.

Tidak hanya itu, lanjut Dr Murpin, para lulusan Ma Chung juga sudah dibekali dengan kemampuan ilmu atau hardskill, serta softskills. Selain itu, ada juga kompetensi dan sertifikasi yang diperoleh lewat berbagai program Merdeka Belajar Kampus Merdeka. Serta memiliki mutu etika moral serta karakter yang baik sebagai ciri khas Universitas Ma Chung.

Kepala LLDIKTI Wilayah VII Jawa Timur, Prof. Dr. Dyah Sawitri, S.E., M.M memberikan sambutan. Foto: ANC
Kepala LLDIKTI Wilayah VII Jawa Timur, Prof. Dr. Dyah Sawitri, S.E., M.M memberikan sambutan. Foto: ANC

“Semua itu menyiapkan lulusan Ma Chung untuk berani terbang tinggi, walaupun sendiri,” tuturnya.

Senada, Kepala LLDIKTI Wilayah VII Jawa Timur, Prof. Dr. Dyah Sawitri, S.E., M.M. menyebutkan, dunia pendidikan adalah pemegang amanah yang menentukan kualitas SDM unggul.

“Karena itu Pendidikan harus dipastikan memiliki kualitas, kapasitas, dan fokus pada misi membangun SDM yang unggul dan kompeten. Yaitu SDM yang sehat, kreatif, inovatif, kompetitif, produktif, menguasai IPTEK serta riset dan inovasi, berjiwa kewirausahaan, berakhlak mulia, dan berwawasan kebangsaan,” sebutnya.

Sementara itu, Wakil Rektor I Universitas Ma Chung, Prof. Dr. Patrisius Istiarto Djiwandono menyampaikan laporan atas kondisi umum lulusan Angkatan ke-12 Universitas Ma Chung. Dimana Pusat Karir mencatat bahwa secara umum 70% telah memiliki status bekerja/berwirausaha/studi lanjut.

“Rata-rata telah mencari kerja 3 bulan sebelum wisuda, sebanyak 38% sudah diterima bekerja; 11% berwirausaha; dan 16% melanjutkan studi ke jenjang S2, serta bagi mereka yang bekerja, mereka bekerja di Instansi Pemerintah/BUMN sebanyak 3%, Perusahaan Swasta 40%, Wiraswasta 23%, dan bidang lainnnya 34%,” urainya.

Tahun ini, ada tiga nama yang mencatatkan prestasi luar biasa. Tiga nama ini yang berhasil menorehkan prestasi dari berbagai kategori dan akhirnya menjadi lulusan terbaik Universitas Ma Chung 2022. Mereka adalah:

1. Niken Maryu Larasati (Program Studi Pendidikan Bahasa Mandarin/PPBM) yang meraih predikat sebagai:
-Peraih IPK Tertinggi (IPK 3.93)
-Peraih nilai HSK Tertinggi di Prodi PPBM: HSK Level 5 dengan skor 275
-Lulusan terbaik Universitas Ma Chung Angkatan ke-12 tahun 2022
Saat ini Niken sudah bekerja sebagai Guru Bahasa Mandarin.

2. Dewi Febriani Pramono (Program Studi Farmasi) yang meraih prestasi sebagai:
-Peraih HSK Tertinggi dari Prodi Non-PPBM: HSK Level 4 dengan skor 289
-Peraih Poin Keaktifan Tertinggi: 774,5 (dari syarat kelulusan 100 poin keaktifan)
-Saat ini Dewi sudah bekerja sebagai Chief Marketing Officer di sebuah klinik kecantikan dan akan melanjutkan studi S2 di Guizhou Medical University bidang Master of Cosmetology.

3. Iman Bramantya Raafifalah yang meraih prestasi sebagai peraih skor TOEIC Tertinggi (985, dari nilai tertinggi 990).

Saat ini Imam sudah bekerja sebagai Sales Development Representative sebuah perusahaan rintisan (startup) Volopay – Jakarta.

(Visited 87 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *