Prestasi Mendunia, 21 Dosen UM Masuk World’s Top 5% Scientists 2026 Versi SciRank Global

Sketsamalang.com – Universitas Negeri Malang (UM) kembali mencatat prestasi di tingkat internasional. Sebanyak 21 dosen dan peneliti UM berhasil masuk dalam daftar World’s Top 5% Scientists 2026 versi SciRank Global, lembaga pemeringkatan independen yang menilai produktivitas, kualitas publikasi, serta dampak ilmiah para peneliti dunia berbasis data. Pencapaian yang diumumkan pada 2026 ini menjadi bukti meningkatnya kualitas riset, publikasi ilmiah, dan kolaborasi internasional yang dibangun Universitas Negeri Malang.

Capaian tersebut menunjukkan peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya sekaligus memperkuat posisi UM sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya unggul dalam bidang pendidikan, tetapi juga semakin diakui sebagai research university dengan kontribusi ilmiah di tingkat global.

Rektor UM: Prestasi Harus Menjadi Budaya Akademik

Rektor UM, Prof. Dr. Hariyono, M.Pd., menyampaikan apresiasi kepada 21 dosen yang berhasil masuk dalam kelompok lima persen ilmuwan terbaik dunia versi SciRank Global.

Menurutnya, penghargaan tersebut merupakan bentuk pengakuan terhadap dosen yang mampu menunjukkan kinerja akademik di atas rata-rata berdasarkan penilaian lembaga independen internasional.

“Kami ingin memberikan apresiasi kepada kolega-kolega yang memiliki prestasi lebih atau di atas rata-rata. Salah satu indikatornya adalah pemeringkatan dari SciRank Global, di mana terdapat 21 dosen UM yang berhasil masuk Top 5 Persen Ilmuwan Dunia,” ujar Hariyono.

Ia menegaskan, apresiasi tersebut tidak sekadar menjadi penghargaan bagi individu, tetapi juga bagian dari strategi membangun atmosfer akademik yang produktif, kompetitif, dan berorientasi pada kualitas publikasi ilmiah.

Hariyono menilai budaya menulis ilmiah di Indonesia masih perlu terus diperkuat. Karena itu, dosen yang konsisten menghasilkan publikasi pada jurnal bereputasi internasional layak memperoleh penghargaan agar mampu menginspirasi sivitas akademika lainnya.

“Ketika ada kolega kami yang mampu mempelopori budaya menulis, khususnya tulisan akademik yang dipublikasikan di jurnal bereputasi, tentu layak diberikan apresiasi,” katanya.

Foto bersama Rektor UM bersama para Dosen

Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja kolaboratif yang melibatkan sesama peneliti maupun mahasiswa dalam berbagai kegiatan riset.

Menurut Hariyono, prestasi tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi dosen lain untuk meningkatkan kualitas penelitian sekaligus menumbuhkan budaya menulis di kalangan mahasiswa.

“Kami berharap prestasi ini menjadi virus positif. Budaya menulis harus menular kepada kolega-kolega kami yang belum masuk Top 5 Persen Ilmuwan Dunia, sekaligus kepada mahasiswa agar tradisi menulis dan menghasilkan karya ilmiah terus berkembang di Universitas Negeri Malang,” pungkasnya.

## LPPM UM: Pengakuan Dunia Menjadi Titik Awal

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UM, **Prof. Aji Prasetya Wibawa, S.T., M.MT., Ph.D.**, mengatakan pengakuan internasional tersebut menjadi awal untuk meningkatkan kualitas riset di masa mendatang.

“Pengakuan dunia bukanlah garis akhir, melainkan titik awal. Dua puluh satu dosen peneliti telah membuka jalan dan membuktikan bahwa karya Universitas Negeri Malang mampu berbicara di panggung global. Kini tantangannya bukan sekadar mempertahankan jumlah tersebut, tetapi terus meningkatkannya dari tahun ke tahun. Universitas hebat tidak hanya merayakan prestasi hari ini, melainkan menjadikan prestasi sebagai budaya yang terus melahirkan ilmuwan kelas dunia,” ujarnya.

Menurut Aji, peningkatan jumlah dosen UM yang masuk daftar ilmuwan terbaik dunia merupakan hasil komitmen universitas dalam membangun ekosistem riset melalui penguatan kolaborasi internasional, peningkatan kualitas publikasi bereputasi, pendanaan penelitian yang kompetitif, serta pengembangan laboratorium dan pusat riset unggulan.

## Perkuat Reputasi dan Jejaring Internasional

Sementara itu, Wakil Rektor III UM, Prof. Dr. Markus Diantoro, M.Si., menilai capaian tersebut akan semakin memperkuat reputasi internasional Universitas Negeri Malang.

Menurutnya, para dosen yang masuk dalam daftar World’s Top 5% Scientists telah dikenal luas oleh mitra akademik dari berbagai negara sehingga membuka peluang kerja sama riset yang lebih luas.

“Nama-nama tersebut sudah dikenal oleh banyak kolega dari luar UM. Harapannya, capaian ini semakin meningkatkan kepercayaan mitra internasional, calon kolaborator dari berbagai negara, maupun dunia industri untuk menjalin kerja sama dengan UM. Selain itu, prestasi ini juga memiliki nilai promosi yang sangat baik bagi universitas, termasuk dalam menarik minat calon mahasiswa,” ujarnya.

Markus menjelaskan bahwa peningkatan reputasi riset UM merupakan hasil proses panjang yang telah dibangun sejak beberapa tahun terakhir. Tren publikasi ilmiah UM mulai meningkat signifikan sejak sekitar 2017 dan terus berkembang melalui berbagai publikasi pada basis data Scopus.

Ke depan, para dosen yang masuk dalam kelompok lima persen ilmuwan terbaik dunia akan didorong untuk menjadi mentor bagi dosen muda maupun mahasiswa dalam memperkuat budaya riset dan publikasi ilmiah di lingkungan kampus.

UM juga terus mengembangkan berbagai program strategis untuk meningkatkan kualitas penelitian, memperluas kolaborasi internasional, serta mendorong perolehan pendanaan riset yang lebih kompetitif dari dalam maupun luar negeri.

## Bukti Transformasi UM sebagai Research University

Masuknya 21 dosen dan peneliti UM dalam kelompok lima persen ilmuwan terbaik dunia menjadi bukti meningkatnya kualitas publikasi ilmiah, kolaborasi internasional, serta dampak penelitian yang dihasilkan sivitas akademika Universitas Negeri Malang.

Prestasi tersebut sekaligus menegaskan transformasi UM sebagai **research university** yang menghasilkan inovasi dan publikasi ilmiah bereputasi internasional. Melalui capaian ini, UM optimistis dapat terus meningkatkan reputasi global, memperkuat hilirisasi hasil riset, serta memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi menuju Indonesia Emas 2045.

## Daftar 21 Dosen dan Peneliti UM yang Masuk World’s Top 5% Scientists 2026

1. Prof. Hadi Nur, Ph.D. (#335.133)
2. Prof. Dr. Ahmad Taufiq, S.Pd., M.Si. (#336.329)
3. Prof. Dr. Siti Zubaidah, S.Pd., M.Pd. (#348.108)
4. Prof. Dr. Imam Gunawan (#484.992)
5. Prof. Punaji Setyosari (#670.125)
6. Prof. Dr. Sumarmi, M.Pd. (#734.382)
7. Prof. Cholis Sa’dijah (#760.866)
8. Bagus Shandy Narmaditya, S.Pd., M.Pd., Ph.D. (#771.316)
9. Prof. Aji Prasetya Wibawa, S.T., M.MT., Ph.D. (#786.454)
10. Prof. Dr. Sunaryono, M.Si. (#814.520)
11. Prof. Dr. Markus Diantoro, M.Si. (#823.039)
12. Prof. Dr. Susriyati Mahanal, M.Pd. (#840.609)
13. Prof. Nandang Mufti, M.T., Ph.D. (#886.080)
14. Prof. Dra. Herawati Susilo, M.Sc., Ph.D. (#899.158)
15. Prof. Dr. Muhammad Kamarul Kabilan (#1.048.752)
16. Prof. Dr. Bambang Yudi Cahyono (#1.351.185)
17. Prof. Utami Widiati, M.A., Ph.D. (#1.372.558)
18. Prof. Dr. Bambang Budi Wiyono, M.Pd. (#1.438.241)
19. Prof. Saida Ulfa (#1.454.390)
20. Prof. Dr. Dedi Kuswandi (#1.482.335)
21. Prof. Dr. Ingo Eilks.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *