Sketsamalang.com – Perayaan Tahun Baru Imlek di Malang Town Square (Matos) yang berlangsung meriah memberikan dampak positif bagi peningkatan jumlah pengunjung dan penjualan tenant, khususnya di sektor kuliner.
“Pengaruhnya sangat signifikan. Beberapa tenant bahkan kehabisan stok dan harus menambah pasokan,” ungkap Marcom Manager Matos, Sasmita Rahayu, Selasa (17/2/2026).
Selain itu, jumlah pengunjung selama rangkaian perayaan Imlek meningkat dua kali lipat, diperkirakan mencapai sekitar 50 ribu orang. Menurut Sasmita, tingkat keramaian tahun ini relatif sama dengan tahun sebelumnya, meski perbedaan terletak pada durasi acara.
“Tahun lalu kegiatan hanya berlangsung satu hari, sedangkan tahun ini kami kemas dalam beberapa hari agar masyarakat bisa lebih menikmati suasana Imlek,” pungkasnya.

Dijelaskan Sasmita, perayaan Imlek tahun ini dikemas dengan konsep kebersamaan lintas budaya dan hiburan keluarga. Rangkaian acara dimulai dengan kegiatan edukatif bersama sekolah-sekolah, kemudian dilanjutkan pada 14–17 Februari dengan menghadirkan Kampung Pecinan di area lantai atas pusat perbelanjaan.
“Di Kampung Pecinan kami menghadirkan berbagai aktivitas, mulai dari Bazar Kuliner Imlek, bazar makanan kekinian, hingga beragam pertunjukan seni,” ujar Sasmita.
Sejumlah penampilan turut memeriahkan acara, di antaranya pertunjukan K-Pop dance, lomba mewarnai, lomba menyanyi, serta penampilan ibu-ibu yang memainkan angklung dengan membawakan lagu-lagu Tiongkok. Nuansa kebersamaan terasa kental, terlebih perayaan ini berlangsung berdekatan dengan bulan Ramadan.
Atraksi barongsai juga menjadi magnet pengunjung. Pertunjukan tersebut digelar pada 15 Februari dan berhasil menyedot perhatian masyarakat. Pada puncak acara, rangkaian pertunjukan digelar di beberapa lokasi berbeda.
“Puncak acara menampilkan beragam performa, mulai dari fashion show Raja Ratu, penampilan lagu-lagu Mandarin dari Universitas Negeri Malang, tarian tradisional Tiongkok hingga wushu dan barongsai sebagai penutup utama,” jelasnya.
Rangkaian kegiatan tersebut ditutup dengan lomba fashion yang berlangsung hingga malam hari.






