Beroperasi Hingga Tengah Malam, Gedung Parkir Kayutangan Tampung Ratusan Kendaraan Roda Dua dan Empat

Sketsamalang.com – Gedung Parkir Kayutangan resmi beroperasi untuk mengatasi permasalahan parkir dan kepadatan lalu lintas di kawasan Kayutangan Heritage, Sabtu (10/1/2026).

Diresmikan langsung Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, Gedung Parkir Kayutangan ini terkoneksi dengan parkir vertikal di jalan Majapahit. Untuk menampung ratusan kendaraan roda empat dan roda dua.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Wahyu menyampaikan, dengan adanya gedung parkir bertingkat di Kayutangan yang terhubung dengan parkir bertingkat Majapahit. Permasalahan kepadatan dan kendaraan yang sebelumnya parkir di sepanjang Jalan Kayutangan kini dapat diatasi secara bertahap.

Menurutnya, dari sisi kapasitas, gedung parkir tersebut dinilai cukup untuk menampung kendaraan pengunjung. Untuk sementara, kendaraan roda empat masih diperbolehkan parkir secara terbatas di sisi kiri Jalan Kayutangan.

“Hasil evaluasi dua hingga tiga hari terakhir, pengunjung merasa lebih nyaman dan dapat menikmati kawasan Heritage Kayutangan tanpa terganggu oleh parkir yang semrawut,” jelasnya.

Wali Kota Malang dan Anggota DPRD Kota Malang meninjau Gedung Parkir Kayutangan. (ANc)

Sementara itu, Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Perhubungan Kota Malang, Slamet Santosa mengatakan, pembangunan Gedung Parkir Kayutangan merupakan upaya pemerintah untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung yang selama ini memanfaatkan badan jalan sebagai lokasi parkir.

“Meski belum sepenuhnya menghilangkan parkir di badan jalan, keberadaan gedung parkir ini diharapkan dapat mengurangi dan menertibkan aktivitas parkir di kawasan Kayutangan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Gedung Parkir Kayutangan memiliki satu lantai basement dengan kapasitas 20 unit kendaraan roda empat dan lantai satu untuk kendaraan roda dua dengan kapasitas 350 unit. Gedung ini terintegrasi dengan parkir bertingkat Majapahit yang mampu menampung 15 unit kendaraan roda empat dan 450 unit kendaraan roda dua.

“Dengan demikian, total kapasitas parkir yang tersedia mencapai 35 unit kendaraan roda empat dan 800 unit kendaraan roda dua,” kata Slamet.

Lebih lanjut Slamet menyebutkan, jam operasional gedung parkir Kayutangan mempertimbangkan kebutuhan para pekerja dan pelaku usaha di kawasan Kayutangan yang kerap beraktivitas hingga malam hari.

“Banyak pertanyaan dari karyawan yang biasanya pulang malam. Ada yang pulang jam 12 malam, lalu bersih-bersih dulu sampai sekitar jam 12.30. Itu kami fasilitasi. Paling maksimal parkir masih bisa dilayani sampai jam 01.00 dini hari,” jelas Slamet.

Menurutnya, kebijakan tersebut diambil agar seluruh aktivitas masyarakat dapat selesai dengan nyaman tanpa khawatir akses parkir ditutup terlalu cepat. Dengan demikian, Gedung Parkir Kayutangan benar-benar menjadi solusi parkir yang ramah bagi pekerja, pengunjung, maupun pelaku usaha.

Slamet menegaskan, jam operasional Gedung Parkir Kayutangan dibuka mulai pukul 06.00 pagi hingga 01.00 dini hari setiap hari. Jam layanan tersebut berlaku baik untuk kendaraan roda dua maupun roda empat.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *