Gelar FGD, UNITRI Dorong Sinergi Beasiswa Kuliah untuk Keluarga Tidak Mampu di Kota Malang

Sketsamalang.com – Universitas Tribhuwana Tunggadewi (UNITRI) Malang menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertajuk Sinergi Pengelolaan Beasiswa Kuliah untuk Keluarga Prasejahtera di Kota Malang di Ruang Sidang UNITRI, Kamis (7/5/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah organisasi masyarakat, instansi, serta perwakilan Pemerintah Kota Malang yang diwakili Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Achmad Sholeh.

Wakil Rektor III UNITRI, Warter Agustim, S.E., M.M., mengatakan UNITRI sebagai kampus kerakyatan berkomitmen membuka akses pendidikan tinggi bagi masyarakat kurang mampu secara finansial.

“UNITRI memberikan kesempatan kepada calon mahasiswa dari keluarga kurang mampu agar tetap bisa menempuh pendidikan tinggi melalui program beasiswa,” ujarnya.

Menurutnya, forum tersebut sengaja digelar untuk membangun sinergi antara kampus, pemerintah, dan organisasi masyarakat yang bergerak di bidang pendidikan serta sosial kemasyarakatan.

Beberapa organisasi yang hadir di antaranya Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama (NU), Sekolah Rakyat, hingga sejumlah instansi seperti Jasa Tirta dan Pemerintah Kota Malang.

Warter menjelaskan, selama ini masih terdapat kendala komunikasi antara masyarakat, pemerintah, dan perguruan tinggi terkait informasi beasiswa pendidikan.

“Kami ingin menjadi jembatan agar warga Kota Malang bisa memanfaatkan fasilitas beasiswa yang tersedia,” jelasnya.

Wakil Rektor III UNITRI, Warter Agustim, S.E., M.M.

Ia menambahkan, penerima beasiswa UNITRI selama ini justru didominasi mahasiswa dari luar Pulau Jawa. Sementara pemanfaatan beasiswa oleh warga Kota Malang dinilai masih belum optimal.

“Karena itu kami ingin membuka komunikasi yang lebih luas, utamanya dengan Pemkot Malang agar masyarakat Kota Malang mengetahui bahwa UNITRI memiliki banyak program beasiswa,” katanya.

Warter juga menegaskan kualitas UNITRI tetap kompetitif meski memberikan banyak bantuan pendidikan kepada mahasiswa.

“Kami termasuk 10 besar kampus terbaik di Kota Malang. Jadi pemberian beasiswa bukan berarti kualitas kampus rendah. Kami tetap menjaga mutu pendidikan dengan biaya yang terjangkau,” tegasnya.

Selain menjalin kerja sama dengan organisasi masyarakat, UNITRI selama ini juga telah bekerja sama dengan sejumlah pemerintah daerah luar Jawa dalam kerjasama beasiswa pendidikan.

Sementara itu, Kepala Bagian Kesra Kota Malang, Achmad Sholeh menjelaskan, bantuan beasiswa perguruan tinggi yang diberikan mencapai Rp2 juta per bulan hingga semester delapan.

Adapun penerima beasiswa diprioritaskan bagi masyarakat yang masuk kategori desil 1 hingga desil 5 atau keluarga tidak mampu.

“Kalau desil 6 sampai 10 dianggap keluarga mampu. Jadi yang berhak menerima beasiswa adalah masyarakat pada desil 5 ke bawah,” jelasnya.

Selain untuk keluarga kurang mampu, program beasiswa Pemkot Malang juga diperuntukkan bagi mahasiswa berprestasi, baik akademik maupun nonakademik.

Ia menyebut sejumlah syarat penerima beasiswa di antaranya wajib memiliki KTP Kota Malang, terdaftar sebagai mahasiswa aktif, memiliki IPK minimal 3, serta tidak menerima beasiswa dari lembaga lain.

“Tidak boleh menerima beasiswa ganda,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *