Sketsamalang.com – Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas Insan Budi Utomo (UIBU) melaksanakan Ujian Akhir Semester (UAS) Heppiee dengan menampilkan karya mahasiswa berupa buku referensi anak. Karya tersebut menjadi bentuk evaluasi pembelajaran berbasis proyek yang menekankan hasil nyata.
Dalam UAS ini, mahasiswa menyusun buku referensi anak secara berkelompok, disesuaikan dengan jenjang kemampuan membaca B1 hingga C. Proyek mencakup perancangan isi, penulisan, penyusunan struktur, serta penyesuaian bahasa dan visual agar sesuai dengan kebutuhan pembaca anak.
Rektor UIBU, Dr. Nurcholis Sunuyeko, M.Si., menyampaikan bahwa UAS tidak selalu harus dilakukan melalui ujian tulis.
“UAS adalah selebrasi capaian pembelajaran. Karya mahasiswa menunjukkan proses dan hasil belajar yang telah dijalani,” ujarnya.
Sebagai penutup UAS, karya mahasiswa dipresentasikan dalam pameran buku. Kegiatan ini digunakan untuk menilai kualitas isi, konsep, dan penyajian, sekaligus melatih mahasiswa menjelaskan gagasan dan proses kreatifnya.
Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Nurwakhid Muliyono, M.Pd., menjelaskan bahwa bentuk UAS ini menilai kemampuan akademik dan keterampilan praktis secara bersamaan.
“Mahasiswa belajar menulis dengan tujuan jelas dan sasaran pembaca yang spesifik,” jelasnya.
Pelaksanaan UAS Heppiee ini menjadi bagian dari evaluasi pembelajaran di UIBU yang memberi ruang pada karya dan proses belajar mahasiswa.






