Sketsamalang.com – Wakil Ketua Umum (Waketum) Pengurus Provinsi Taekwondo Indonesia Jawa Timur (Pengprov TI Jatim), Hendra Prastiyawan, meramaikan bursa pemilihan Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Malang.
Masuknya Hendra Prastiyawan membuat persaingan perebutan kursi Ketua Umum KONI Kabupaten Malang semakin dinamis. Sebelumnya, telah muncul dua kandidat lain, yakni seorang kepala desa di wilayah Kecamatan Wagir yang juga dikenal sebagai tokoh olahraga sekaligus pengurus KONI Kabupaten Malang, serta seorang legislator aktif.
Dengan bertambahnya kandidat, bursa calon Ketua Umum KONI Kabupaten Malang untuk menggantikan H. Rosyidin pada periode 2024–2028 semakin ramai.
Hendra Prastiyawan menyampaikan, keputusannya maju sebagai calon Ketua Umum KONI Kabupaten Malang didasari keinginan untuk membawa organisasi keolahragaan tersebut menjadi lebih baik.
“Selama ini KONI sudah berjalan baik. Saya ingin memperbaiki agar ke depan bisa lebih baik dan paripurna,” ujar Hendra, yang pernah menjabat Ketua Pengurus Kabupaten Taekwondo Indonesia Malang periode 2020–2024.

Hendra yang juga menjabat sebagai Bidang Organisasi KONI Kabupaten Malang periode 2024–2028 itu mengaku telah siap maju dan mendapatkan dukungan dari sejumlah cabang olahraga (cabor).
“Hubungan saya dengan cabor-cabor selama ini cukup baik. Di KONI Kabupaten Malang terdapat 69 cabor, dan beberapa di antaranya mendorong saya untuk maju. Saya berharap dukungan ini semakin solid,” tegasnya.
Sebagai informasi, Ketua Umum KONI Kabupaten Malang periode 2024–2028, H. Rosyidin, telah menyatakan mundur dari jabatannya dalam Rapat Kerja yang digelar pada 20 Desember 2025. Dengan alasan gagal membawa Kabupaten Malang masuk tiga besar di Pekan Olahraga Provinsi Jawa Timur (Porprov Jatim) IX 2025, yang saat itu Malang Raya sebagai tuan rumah, termasuk Kabupaten Malang.
Pengunduran diri tersebut mendorong KONI Kabupaten Malang untuk menggelar Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa (Musorkablub) yang dijadwalkan pada 14 Februari 2026.






