Sketsamalang.com – Petik jambu merah di Kebun Matsuri, Desa Ngabab, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, menjadi salah satu daya tarik bagi wisatawan yang berkunjung ke wilayah tersebut. Kebun ini dikenal sebagai sentra jambu merah yang produktif dan konsisten berproduksi sepanjang tahun.
Dalam satu kali masa panen, satu pohon jambu merah di Kebun Matsuri mampu menghasilkan sekitar 70 hingga 80 kilogram buah. Masa panen berlangsung hingga tiga bulan. Setelah itu, pohon cukup dipangkas agar kembali berbuah tanpa harus menunggu waktu lama.
Pemilik Kebun Jambu merah, Matsuri menjelaskan, pohon jambu di kebunnya telah ditanam sejak 2021 dan hingga kini tetap produktif.
“Setahu saya, belum ada pohon jambu yang mati. Dengan perawatan yang tepat, pohon bisa terus hidup dan berbuah,” ujarnya.

Salah satu kunci keberhasilan budidaya di Kebun Matsuri adalah penerapan teknik pembungkusan buah menggunakan plastik sejak ukuran jambu sebesar telur. Metode ini dilakukan selama sekitar dua bulan hingga buah siap dipanen.
“Selain menjaga kualitas, teknik tersebut efektif mencegah serangan lalat buah tanpa penggunaan pestisida secara berlebihan,” ungkapnya.
Menariknya, seluruh pengetahuan budidaya yang diterapkan diperoleh secara otodidak tanpa pendampingan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL). Meski demikian, hasil panen jambu merah dari kebun ini tetap berkualitas dan diminati pasar.
Keunggulan lainnya, panen jambu dapat dilakukan setiap hari atau dua hari sekali, menyesuaikan permintaan pasar. Dengan demikian, petani tidak perlu menunggu masa panen raya karena ketersediaan buah relatif stabil.
“Harga jambu merah di tingkat kebun berkisar antara Rp6.000 hingga Rp7.000 per kilogram,” sebutnya.
Dibandingkan jambu kristal yang memiliki harga lebih tinggi tetapi jumlah buah terbatas, jambu merah di Kebun Matsuri unggul dari sisi kuantitas dan kontinuitas produksi.
Ke depan, Matsuri berharap para petani jambu di wilayah Ngabab dan sekitarnya dapat lebih sering berkumpul untuk berbagi pengetahuan tentang budidaya dan strategi pemasaran. Sehingga kualitas produksi serta kesejahteraan petani jambu semakin meningkat.






