UNITRI dan USM Kolaborasi, ILELaC 2026 Jadi Ruang Belajar Bahasa Inggris Lintas Negara

Sketsamalang.com, MALANG – Pembelajaran bahasa Inggris di Universitas Tribhuwana Tunggadewi (UNITRI) Malang tak hanya berlangsung di dalam ruang kelas. Melalui International Leadership and English Language Camp (ILELaC) 2026, mahasiswa mendapat kesempatan mengasah kemampuan bahasa sekaligus kepemimpinan dan kerja tim bersama mahasiswa Universiti Sains Malaysia (USM).

Program yang berlangsung selama sepekan sejak 21 September 2026 itu diselenggarakan UPT Kerja Sama dan Kantor Urusan Internasional (KUI) UNITRI. Kegiatan mempertemukan mahasiswa Indonesia dan Malaysia dalam berbagai aktivitas yang memadukan pelatihan bahasa Inggris, kepemimpinan, kerja sama tim, serta pertukaran budaya.

Sebanyak 15 mahasiswa USM bertindak sebagai fasilitator bersama 12 fasilitator dari UNITRI. Sementara itu, 31 mahasiswa UNITRI mengikuti rangkaian English Camp yang digelar di lingkungan kampus.

Kepala UPT Kerja Sama UNITRI, Dr. Sulih Indra Dewi, S.Sos., M.A., mengatakan ILELaC 2026 dirancang agar mahasiswa tidak sekadar meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris, tetapi juga memperoleh pengalaman bekerja dalam tim lintas negara.

“Jadi ini bukan hanya belajar bahasa Inggris, tetapi juga leadership, teamwork, dan *cross-cultural exchange. Mahasiswa dibiasakan menggunakan bahasa Inggris dalam kegiatan dan permainan yang mendorong mereka untuk berkomunikasi serta berkolaborasi,” ujarnya.

Kegiatan diawali dengan Training of Trainers (ToT) pada 21 September. Sebanyak 15 mahasiswa USM memberikan pelatihan kepada 12 fasilitator UNITRI sebelum mereka mendampingi peserta selama pelaksanaan English Camp.

Para fasilitator kemudian dibagi dalam kelompok-kelompok kecil untuk membantu peserta memahami materi sekaligus mempraktikkan kemampuan komunikasi dan kepemimpinan melalui berbagai aktivitas.

Tak hanya bahasa, interaksi lintas budaya menjadi salah satu bagian penting ILELaC 2026. Peserta dan fasilitator berasal dari sejumlah negara, antara lain Indonesia, Malaysia, Sudan, dan Timor Leste.

Perjumpaan tersebut membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk mengenal perbedaan kebiasaan, bahasa, hingga kuliner dari negara lain dalam suasana belajar yang lebih informal dan interaktif.

Menurut Sulih, mahasiswa USM yang mayoritas berasal dari bidang Teaching English to Speakers of Other Languages (TESOL) juga mendapat kesempatan mempraktikkan kemampuan mengajar bahasa Inggris secara langsung.

Di sisi lain, mahasiswa UNITRI memperoleh pengalaman berinteraksi, berkomunikasi, dan bekerja sama dengan mahasiswa internasional.

Rangkaian ILELaC 2026 kemudian berlanjut pada 25 September di Kasembon melalui kegiatan pengabdian internasional. Fasilitator UNITRI dan USM berkolaborasi mendampingi sekitar 96 pelajar tingkat SMP dan SMA dalam kegiatan yang menggabungkan pembelajaran bahasa Inggris, kepemimpinan, serta interaksi lintas budaya.

“Ini merupakan salah satu bentuk implementasi kerja sama luar negeri. Kami tidak ingin kerja sama hanya berhenti pada dokumen MoU atau MoA, tetapi ada kegiatan nyata yang bisa dirasakan manfaatnya oleh mahasiswa,” kata Sulih.

Ia menambahkan, ILELaC 2026 menjadi langkah awal bagi UNITRI dan USM untuk mengembangkan berbagai bentuk kolaborasi internasional lainnya. Di antaranya student exchange, student mobility, kunjungan akademik, hingga kuliah tamu.

Program tersebut juga membuka peluang bagi program studi di UNITRI untuk memperluas kerja sama internasional melalui keterlibatan mahasiswa sebagai fasilitator.

Selain mendapatkan pengalaman internasional, mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan ini akan memperoleh sertifikat internasional. UNITRI juga menyiapkan *Implementation of Agreement* (IA) bersama program studi sebagai tindak lanjut keterlibatan mahasiswa dalam program tersebut.

“Harapannya kegiatan seperti ini terus dilakukan agar mahasiswa semakin percaya diri dan memiliki pengalaman internasional. Apalagi UNITRI sedang mendorong lebih banyak peluang bagi mahasiswa untuk go international,” tuturnya.

Ke depan, UPT Kerja Sama dan KUI UNITRI berkomitmen mengembangkan program internasional bersama berbagai mitra luar negeri. English Camp, multicultural activity, serta program mobilitas mahasiswa menjadi bagian dari upaya memperluas pengalaman internasional mahasiswa sekaligus memperkuat jejaring UNITRI di tingkat global.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *