Pulang Kampung, Film Musikal yang Menghidupkan Pesona Budaya Batak

Sketsamalang.com — Industri perfilman Indonesia kembali menghadirkan karya yang mengangkat kekayaan budaya Nusantara. Rumah produksi Imajinari mengumumkan film musikal terbaru berjudul Pulang Kampung yang dijadwalkan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia pada 26 November 2026.

Film yang disutradarai Bene Dion Rajagukguk tersebut menawarkan perpaduan cerita, musik, dan visual yang kental dengan tradisi serta budaya Batak. Kehadiran Pulang Kampung sekaligus menjadi upaya menghadirkan kekayaan budaya lokal dalam kemasan sinema yang lebih segar dan modern.

Cerita film ini mengikuti perjalanan seorang anak muda Indonesia yang memiliki cita-cita besar, tetapi harus menghadapi berbagai keterbatasan hidup. Dengan tekad kuat dan sebuah buku lusuh sebagai bekal, ia terus berusaha merajut impiannya.

Perjalanan tersebut kemudian membawanya kembali ke tanah kelahiran. Di kampung halaman, ia menapak tilas tradisi leluhur dan dipertemukan dengan sosok Uli.

Pertemuan itu menjadi titik penting dalam perjalanan hidupnya. Ia mulai memahami kembali arti identitas, hubungan keluarga, serta kehangatan budaya Batak yang selama ini mungkin terabaikan.

Kisah tersebut disajikan dalam format musikal dengan aransemen musik yang segar. Film ini juga menjadi karya musikal yang secara komprehensif mengangkat kebudayaan Batak melalui perpaduan cerita, musik, dan tradisi.

Dua talenta muda jebolan ajang pencarian bakat, Axelo Nababan dan Vanessa Simorangkir, dipercaya menjadi pemeran utama. Keduanya sekaligus menjalani debut akting di layar lebar.

Vanessa Simorangkir memerankan karakter Uli. Sementara itu, film ini turut diperkuat sejumlah nama dari dunia seni peran dan musik Indonesia, seperti Axelo Nababan, Judika Sihotang, Lea Simanjuntak, Rita Matu Mona, dan Paulus Simangunsong.

Dari sisi musik, Pulang Kampung menggandeng komponis Viky Sianipar. Film ini terinspirasi dari kisah nyata hubungan Viky Sianipar dengan sang ayah.

Kekuatan musikal menjadi salah satu daya tarik utama film tersebut. Sebanyak sembilan bagian bernyanyi akan dihadirkan, terdiri atas delapan lagu lama yang mendapatkan aransemen baru dan satu lagu baru.

Seluruhnya dikemas dengan pendekatan musikal modern, tetapi tetap mempertahankan esensi tradisional yang menjadi identitas budaya Batak.

Melalui cerita tentang perjalanan pulang, keluarga, identitas, dan tradisi, Pulang Kampung diharapkan tidak sekadar menjadi tontonan musikal, tetapi juga menghadirkan pengalaman untuk mengenal lebih dekat kekayaan budaya Batak.

Film Pulang Kampung akan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia mulai 26 November 2026.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *