Tempe Sabar Gandeng Jasa Marga dan HPAI Gelar Sosialisasi Pemilahan Sampah Bagi Komunal

Sketsamalang.com – Komunitas peduli sampah ‘Tempat Pemilah Sampah Barokah’ (Tempe Sabar) menggelar Sosialisasi Pemilahan Sampah Anorganik Bagi Komunal. Hasil kolaborasi dengan PT Jasa Marga Pandaan-Malang dan Himpunan Penggiat Adiwiyata Indonesia (HPAI) Malang, Sabtu (28/6/2025).

Kegiatan yang digelar di Balai RW 3 Kelurahan Kedungkandang ini menghadirkan narasumber Manajer SDMU PT. Jasamarga Pandaan Malang Iis Ismayadi, DLH Propinsi Jawa Timur Imanuel Kharisma,ST.

Juga dihadiri Camat Kedungkandang Fahmi Fauzan, Lurah Laode Muhammad A., Anggota DPRD Propinsi Jawa Timur Hikmah Bafaqih, Praktisi Lingkungan dari Bank Sampah Eltari danPraktisi dari Universitas Brawijaya.

Ketua dan relawan Tempe Sanan. (Foto: ANc/sketsamalang)
Dapat Dana Hibah untuk Edukasi Warga

Ketua Tempe Sabar, Susiana Ita menyampaikan, kegiatan ini diselenggarakan berkat dukungan dana hibah dari Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH). Dana tersebut dimanfaatkan untuk mendukung sosialisasi pemilahan sampah anorganik bagi komunal.

“Komunal di sini artinya sampah dikumpulkan dari warga sekitar, lalu dikelola bersama,” ujar Susiana.

Jika warga tidak bisa langsung menyetorkan sampah ke markas Tempe Sabar, mereka cukup meletakkan di titik komunal. Nantinya, setiap hari Jumat, relawan Tempe Sabar akan mengangkut sampah menggunakan motor roda tiga.

“Sampah yang dikumpulkan mencakup semua jenis sampah. Mulai dari sampah plastik sampai dengan pecahan kaca maupun sol sepatu,” ungkapnya.

Sampah Jadi Berkah, Hasil Diberikan ke Yatim dan Dhuafa

Salah satu relawan Tempe Sabar, Hadi Prayitno, menjelaskan bahwa pihaknya telah bekerja sama dengan sejumlah pengepul. Dimana sampah yang berhasil dipilah dan dijual, hasilnya 100 persen disalurkan untuk anak yatim, kaum dhuafa, petugas kebersihan, dan penyandang disabilitas.

“Penekanan kami adalah edukasi. Karena masalah utamanya ada pada perilaku kita yang belum bijak dalam mengelola sampah. Jika setiap rumah sudah memilah, persoalan sampah akan terselesaikan,” ungkap Hadi.

Kolaborasi Dunia Usaha dan Komunitas Lingkungan

Ketua HPAI Malang, Sulaiman Sulang menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menjaga lingkungan.

“Menjaga lingkungan tidak bisa hanya satu-dua kelompok. Kita harus berkolaborasi, termasuk menggandeng dunia usaha dan industri,” ujarnya.

Lebih lanjut Sulaiman menyampaikan, HPAI memberikan pendampingan kepada Tempe Sabar untuk mengikuti seleksi program Project Folu Net Sink 2030. Melalui program ini, kemudian Tempe Sabar terpilih sebagai komunitas penerima hibah BPDLH karena komitmennya terhadap pengelolaan sampah berkelanjutan.

“Kami berharap gerakan serupa bisa diadopsi komunitas lain, baik di Malang maupun di daerah lain,” tandasnya.

Ketua HPAI Malang bersama Manajer SDMU PT. Jasamarga Pandaan. (Foto: ANc/sketsamalang)
Kolaborasi dengan Jasa Marga Pandaan-Malang

Manager SDM dan Umum Jasa Marga Pandaan-Malang, Iis Ismayadi menyampaikan, Kolaborasi antara PT Jasa Marga Pandaan-Malang dan Tempe Sabar dimulai sejak 2024. Menurutnya ini merupakan salah satu komitmen dari Jasa Marga Pandaan-Malang untuk ikut berkontribusi aktif menjaga lingkungan.

“Salah satu aksi kami adalah kegiatan green event dengan Tempe Sabar. Karena memang bantuan kami lebih ke aksi untuk memberikan edukasi,” ucapnya.

Menurut Iis, tempe sabar sudah punya potensi dan pengalaman yang bagus dalam memilah sampah. Karena itu akhirnya Jasa Marga di tahun kemarin ke Tempe Sabar untuk belajar memilah sampah.

“Dari saat itulah kami berkolaborasi aktif dengan Tempe Sabar,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *