Sketsamalang.com – Puluhan siswa Sekolah Dasar (SD) sederajat mengikuti Lomba Menulis Cerita Anak Kota Malang 2025. Bertempat di Gedung DPRD Kota Malang, Kamis (19/6/2025).
Lomba ini digelar dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional, dan diselenggarakan atas dukungan berbagai pihak, termasuk Komunitas Menulis Buku Indonesia (Komalku) dan DPRD Kota Malang.
Pembina Komalku, Ahmad Bayhaqi Kadmi, membuka acara dengan sambutan yang menggugah hati.
“Menulis adalah berbicara di atas kertas, berbicara dalam barisan kata-kata,” ujar lelaki akrab disapa Gus Bay.
Ia menekankan pentingnya budaya membaca sebagai fondasi utama bagi para calon penulis.
“Penulis yang baik lahir dari pembaca yang baik,” imbuhnya.
Sambutan Gus Bayhaqi ditutup dengan pembacaan puisi satiris “Pahlawan Kecil”, yang sempat membuat ruangan hening haru lalu meledak dalam tawa berkat bait pamungkas, “Ah, Belanda licik beraninya sama anak kecil.”
Turut hadir mewakili Kementerian Agama, Mughni, memberikan apresiasi atas inisiatif penyelenggaraan lomba ini.
“Saya mengapresiasi acara ini sebagai sarana mengasah literasi anak-anak Kota Malang,” ucapnya singkat, namun penuh makna.

Motivasi juga datang dari Ustadz Suryadi, yang hadir mewakili anggota DPRD Rohmad. Dengan penuh semangat, ia menyampaikan agar para siswa elalu semangat menjadi sang juara.
“Orang gemar membaca karena ada yang menulis. Jadilah pembaca yang menulis,” ucapnya.
Namun, kejutan paling berkesan datang dari Anggota DPRD Kota Malang Fraksi NasDem, Suyadi, yang hadir mewakili Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani Sirraduhita, S.S.,. Dalam sambutannya, Suyadi secara resmi membuka lomba dan sekaligus memberikan spontanitas, sumbangan uang tunai Rp500.000 kepada panitia lomba.
“Yang lomba semuanya bisa mengerjakan, yang juara akan dapat hadiah. Ada juara favorit, juara 1, 2, 3, dan harapan. Saya datang untuk membuka acara sekaligus saya kasih bonus lima ratus ribu untuk panitia,” ucapnya disambut tepuk tangan.
Ketua panitia lomba, Anis Hidayatie, menyambut penuh syukur.
“Alhamdulillah, dukungan dari Pak Suyadi ini sangat berarti. Bisa kami gunakan untuk hadiah uang tunai bagi para pemenang,” ujarnya sambil tersenyum haru.
Berikut adalah daftar peserta yang mengikuti Lomba Menulis Cerita Anak Kota Malang:
Juara 1. M. Nizam R. – SDN Blimbing 3. Judul Cerita: Smash Ceria Tentara Nizam
Juara 2. Azzahra Ramadhani – SDN Klojen Judul Cerita: Catatan Harian Si Perawat Kecil.
Juara 3. Hana Daliatul – MIIT 1. Judul Cerita: Hobiku Mengenang dan Liburanku Berkesan
4. Adrienne Elysia dari SD Muhammadiyah 9 Malang. Judul cerita: Bekerja Keras Tidak Akan Mengecewakan Hasil
5. Ziviara Askana Shaki – SD Muhammadiyah 9. Judul Cerita: Menikmati Liburan Akhir Tahun di Kota Surabaya
6. Nadia Maulida – SD Kebonsari 2. Judul Cerita: Air Terjun Berhantu
Lomba ini bukan hanya sekadar kompetisi, tapi juga wahana belajar, inspirasi, dan pembuktian bahwa generasi berikutnya Kota Malang siap menjadi penulis hebat masa depan. Dukungan dari para tokoh publik dan masyarakat menjadi pemicu semangat literasi anak-anak di Kota Malang.







