Pertahanankan Rasa dan Tanpa Pengawet, Kue Kering Cempaka Cookies Jadi Favorit Saat Ramadan

Sketsamalang.com – Usaha kue kering di Kota Malang mulai bergeliat di awal bulan Ramadan 1447 H/2026. Salah satu pelaku UMKM yang merasakan lonjakan permintaan signifikan adalah Cempaka Cookies, usaha rumahan milik pasangan suami istri Djoko Winahyu dan Endang Susilowati yang berlokasi di Perumahan Pondok Cempaka Indah View.

Sejak awal Ramadan, pesanan kue kering datang silih berganti dari berbagai kalangan. Endang Susilowati mengungkapkan, bulan puasa selalu menjadi puncak penjualan bagi usahanya. Bahkan, tidak sedikit pelanggan yang memesan jauh hari agar tidak kehabisan menjelang Hari Raya Idulfitri.

“Setiap Ramadan pasti ramai. Pesanan terus berdatangan, bahkan banyak pelanggan yang meminta diprioritaskan agar tidak terlalu dekat dengan hari raya. Saya mengerjakannya bersama dua putri saya dan dibantu dua saudara,” ujar Endang.

Proses pembuatan kue kering Cempaka Cookies

Pelanggan kue kering Cempaka Cookies berasal dari beragam latar belakang, mulai dari instansi pemerintahan, anggota legislatif, hingga rumah sakit. Pesanan umumnya dalam jumlah besar untuk kebutuhan parsel maupun suguhan Lebaran.

Pada Ramadan tahun ini, Cempaka Cookies kembali menghadirkan berbagai kue klasik khas Idulfitri, seperti kastengel, nastar, putri salju, lidah kucing, palm cheese, sagu keju, choco chip, hingga thumbprint choco nut. Seluruh produk dibuat menggunakan resep keluarga yang telah dipertahankan sejak usaha ini dirintis pada 2008.

Proses pengovenan kue kering Cempaka Cookies

Endang menjelaskan, keunggulan produknya terletak pada cita rasa autentik dan tekstur yang konsisten. Seluruh kue diproduksi tanpa bahan pengawet, namun tetap memiliki daya simpan yang baik berkat proses produksi yang higienis serta penggunaan bahan baku berkualitas.

Untuk harga, Cempaka Cookies dibanderol mulai Rp40 ribu hingga Rp60 ribu per toples premium berukuran 500 ml. Harga tersebut dinilai kompetitif dibandingkan produk sejenis di pasaran.

“Kami berani bersaing, baik dari segi rasa maupun harga. Untuk kemasan premium 500 mililiter harganya Rp60 ribu, dan kualitas tetap kami jaga,” kata Endang.

Aneka kue kering Cempaka Cookies

Sementara itu, sang suami Djoko Winahyu yang turut mendukung penuh usaha sang istri menambahkan, bisnis kue kering ini bersifat musiman. Namun demikian, di luar musim Lebaran, usaha tetap berjalan melalui layanan katering, nasi kotak, kue basah, hingga pesanan khusus seperti suvenir pernikahan dan perayaan Natal.

Dengan konsistensi kualitas, harga terjangkau, serta dukungan penuh keluarga, Cempaka Cookies terus menjadi pilihan masyarakat untuk melengkapi hidangan Lebaran. Ramadan pun kembali menjadi berkah bagi pelaku UMKM lokal di Kota Malang.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *