Mahasiswa UMM Ubah Ampas Jamu Jadi Suplemen Pakan Ternak Herbal Candy

Sketsamalang.com – Kelompok mahasiswa Program Studi Peternakan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menciptakan produk suplemen pakan alami. Untuk mendukung kesehatan ternak, khususnya sapi perah. Produk inovatif yang diberi nama Herbal Candy ini terbuat dari ampas jamu.

Salah satu anggota kelompok, Yulya Ulfa Majoli menjelaskan, Herbal Candy hadir untuk memenuhi kebutuhan peternak akan suplemen pakan yang aman, praktis, serta ramah lingkungan. Produk ini berbentuk blok yang mudah dijilat oleh ternak.

“Terbuat dari bahan-bahan herbal alami seperti kunyit, jahe, temulawak, molase, dan mineral penting. Suplemen ini dirancang untuk meningkatkan daya tahan tubuh, nafsu makan, dan metabolisme ternak. Sekaligus berfungsi sebagai booster produksi susu pada sapi perah,” jelasnya.

Mahasiswa Peternakan UMM ubah Ampas Jamu jadi Herbal Candy. (UMM)

Yang menarik, lanjut Ulfa, bahan-bahan herbal tersebut dihasilkan dengan memanfaatkan limbah ampas jamu sebagai bahan utama.

Menurut Ulfa, inovasi ini tidak hanya bernilai ekonomis tetapi juga mendukung konsep peternakan berkelanjutan di Indonesia. Selain meningkatkan sistem kekebalan tubuh ternak, Herbal Candy juga membantu memperbaiki pencernaan serat pakan, dengan kandungan molase yang menjadi sumber energi cepat bagi ternak, terutama selama masa laktasi atau penggemukan.

“Herbal Candy mengandung kunyit dan temulawak yang berfungsi sebagai digestional booster, merangsang produksi enzim dan empedu. Ini membantu menjaga kesehatan pencernaan sapi agar tetap optimal,” ujar Ulfa.

Proses Produksi yang Ramah Lingkungan

Proses pembuatan Herbal Candy dimulai dengan seleksi dan penimbangan bahan-bahan kering, seperti ampas jamu, mineral, dan pollard. Setelah itu, bahan-bahan tersebut dicampur dengan molase hingga membentuk adonan yang homogen.

Adonan kemudian dicetak, dipadatkan, dan dikeringkan di bawah sinar matahari selama 1 hingga 2 hari atau menggunakan oven untuk ketahanan yang lebih lama.

“Setelah lolos pemeriksaan bobot dan kualitas, produk ini siap dikemas dan dipasarkan,” urainya.

Harga Terjangkau dan Bahan Alami

Satu blok Herbal Candy seberat 550 gram dibanderol dengan harga Rp10.000, yang lebih hemat sekitar Rp5.000 dibandingkan suplemen sejenis yang ada di pasaran. Produk ini juga menggunakan bahan alami tanpa campuran bahan kimia, menjadikannya aman untuk penggunaan jangka panjang.

“Produk ini kami buat dengan harga terjangkau dan menggunakan bahan alami yang mengandung kurkumin. Kurkumin ini memiliki sifat antibakteri dan anti-inflamasi, sehingga aman untuk kesehatan ternak dalam jangka panjang,” tambah Ulfa.

Cara Aplikasi Herbal Candy. (UMM)
Semangat Inovasi dan Kolaborasi

Ulfa juga mengungkapkan bahwa produk ini lahir dari kerja keras tim, yang melibatkan riset, observasi, pembuatan business plan, hingga proses produksi dan pengemasan. Ia juga berterima kasih kepada dosen, teman, dan keluarga yang selalu mendukung langkahnya.

“Di UMM, mahasiswa tidak hanya diberikan bekal teori, tetapi juga diberikan fasilitas untuk menyalurkan kreativitas dan inovasi. Program ini juga mengembangkan semangat kewirausahaan yang berdampak positif bagi masyarakat,” kata Ulfa.

UMM terus mendorong mahasiswanya untuk menjadi agen perubahan yang menciptakan solusi bagi masalah masyarakat. Inovasi ini sekaligus membuka peluang bagi mahasiswa untuk berkreasi dan berkontribusi pada kemajuan bangsa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *