Sketsamalang.com, MALANG – Universitas Negeri Malang (UM) memamerkan beragam karya mahasiswa berprestasi, produk penelitian, dan inovasi dalam Pameran Pendidikan di Graha Rektorat UM, Senin (26/10/2026). Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian peringatan Dies Natalis ke-72 UM yang berlangsung hingga Jumat.
Pameran tersebut melibatkan 14 unit di lingkungan UM, terdiri atas 11 fakultas, termasuk Pascasarjana, serta Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), LP3, dan Direktorat Inovasi.
Wakil Rektor III UM, Prof. Dr. Markus Diantoro, M.Si., mengatakan pameran ini bertujuan memperkenalkan potensi dan capaian sivitas akademika kepada masyarakat luas.
Menurutnya, UM memiliki berbagai karya yang telah meraih prestasi dalam kompetisi tingkat nasional maupun internasional. Namun, capaian tersebut belum sepenuhnya diketahui masyarakat.
“Tujuannya bukan sekadar untuk memamerkan seperti tadi yang saya sampaikan, tapi untuk menunjukkan bahwa memang kita bisa dan pantas untuk diperhitungkan di kancah universitas-universitas di Indonesia,” ujar Prof Markus.

Ia berharap pameran ini dapat meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya calon mahasiswa, mengenai beragam bidang yang dikembangkan UM. Selama ini, kata dia, masih ada anggapan bahwa UM hanya berfokus pada bidang pendidikan dan pencetakan tenaga pendidik.
Padahal, karya yang ditampilkan menunjukkan adanya pengembangan di bidang penelitian, penerapan teknologi, dan inovasi yang berpotensi dimanfaatkan lebih luas.
Selain karya mahasiswa yang menorehkan prestasi dalam berbagai perlombaan, pameran tersebut juga menampilkan produk hasil penelitian dan pengembangan. Salah satu fokusnya adalah produk hilirisasi riset yang didorong agar dapat diterapkan dan memberikan manfaat nyata.
Prof Markus menjelaskan, hilirisasi riset menjadi bagian penting dalam pengembangan hasil penelitian perguruan tinggi. Produk yang dihasilkan diharapkan tidak berhenti pada tahap penelitian, tetapi dapat dikembangkan melalui kerja sama dengan industri.
“Lalu yang dari kementerian ini, kita pilih yang dari hilirisasi riset, karena memang hilirisasi riset itu wajib ada produk,” jelasnya.

Ia menambahkan, pengembangan hilirisasi riset juga berkaitan dengan target pendapatan yang diperoleh dari hasil kerja sama atau pemanfaatan produk pada tahun kedua dan ketiga.
Karena itu, pameran ini tidak hanya menjadi sarana memperlihatkan hasil karya sivitas akademika, tetapi juga memperkenalkan potensi produk penelitian yang dapat dikembangkan lebih lanjut.
Melalui kegiatan yang berlangsung hingga Jumat tersebut, UM berharap masyarakat semakin mengenal capaian mahasiswa dan hasil riset kampus. Pameran ini sekaligus menjadi kesempatan untuk menunjukkan kontribusi UM dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan inovasi.







