Sketsamalang.com, MALANG – Fakultas Bio-Industri Pertanian dan Kehutanan (FBiPK) Universitas Brawijaya (UB) terus memperluas jejaring akademik internasional. Salah satunya melalui penerimaan delegasi Universiti Putra Malaysia (UPM) dalam kegiatan International Inbound Student Mobility Program, Senin (7/9/2026).
Program tersebut menjadi ruang pertemuan mahasiswa dan sivitas akademika dari kedua perguruan tinggi untuk memperkuat kolaborasi internasional, pertukaran pengalaman akademik, serta membuka peluang kerja sama di bidang pendidikan, penelitian, dan pengembangan pertanian berkelanjutan.
Kegiatan berlangsung di Balai Senat Lantai 6 Gedung Sentral FBiPK Universitas Brawijaya. Rombongan dari UPM disambut Wakil Dekan Bidang Akademik FBiPK UB, Dr. Afifuddin Latif Adiredjo, S.P., M.Sc., bersama Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kewirausahaan Mahasiswa, Tim International Relation Office (IRO) FBiPK, Presiden BEM FBiPK, serta jajaran mahasiswa.
Delegasi Universiti Putra Malaysia diwakili Hanis bin Johari, selaku Pejabat Administrasi Fakultas Pertanian UPM, Malaysia.
Pertemuan diawali dengan sesi perkenalan untuk mempertemukan sivitas akademika dari kedua institusi sekaligus memperkenalkan budaya akademik masing-masing kampus.
Agenda kemudian dilanjutkan dengan pemaparan profil fakultas. FBiPK UB memperkenalkan program akademik, bidang-bidang unggulan, serta fasilitas yang mendukung kegiatan pembelajaran dan penelitian.
Di sisi lain, perwakilan UPM memaparkan profil Fakultas Pertanian Universiti Putra Malaysia, termasuk sejumlah peluang pengembangan kerja sama internasional yang dapat dijajaki kedua institusi.
Diskusi berlangsung interaktif dengan membahas berbagai aspek, mulai dari keunggulan akademik, sistem pembelajaran, aktivitas kemahasiswaan, hingga fasilitas pendukung yang tersedia di masing-masing perguruan tinggi.
Mahasiswa FBiPK UB dan UPM juga terlibat aktif dalam dialog. Interaksi tersebut menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk saling bertukar pengalaman sekaligus memperluas wawasan mengenai kehidupan akademik di lingkungan perguruan tinggi internasional.

Wakil Dekan Bidang Akademik FBiPK UB, Dr. Afifuddin Latif Adiredjo, mengatakan International Inbound Student Mobility Program menjadi langkah strategis dalam mempererat hubungan akademik antara Universitas Brawijaya dan Universiti Putra Malaysia.
“Kegiatan International Inbound Student Mobility Program ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat hubungan akademik antara FBiPK Universitas Brawijaya dan Universiti Putra Malaysia. Melalui interaksi langsung antar mahasiswa dan sivitas akademika, diharapkan terbentuk pemahaman lintas budaya serta peluang kolaborasi yang lebih luas di bidang pendidikan, penelitian, dan pengembangan pertanian berkelanjutan,” ujar Afifuddin.
Usai sesi pertemuan, mahasiswa dan delegasi UPM mengikuti faculty tour untuk melihat secara langsung sejumlah fasilitas yang dimiliki FBiPK UB.
Kunjungan mencakup berbagai laboratorium, antara lain Laboratorium Sosial Ekonomi Pertanian, Tanah, Budidaya Pertanian, Hama dan Penyakit Tumbuhan, serta Bioteknologi. Delegasi juga diperkenalkan dengan sejumlah fasilitas pendukung kegiatan akademik di lingkungan fakultas.
Melalui program mobilitas mahasiswa internasional tersebut, FBiPK UB menegaskan komitmennya membangun atmosfer akademik yang semakin terbuka terhadap dunia global. Program ini juga diharapkan memberikan pengalaman internasional bagi mahasiswa sekaligus memperkuat kerja sama strategis Universitas Brawijaya dengan perguruan tinggi luar negeri.
Melalui kegiatan ini, FBiPK UB terus memperkuat komitmennya dalam membangun atmosfer akademik yang terbuka secara global serta memberikan pengalaman internasional bagi mahasiswa. Program mobilitas internasional diharapkan menjadi salah satu penggerak peningkatan kualitas pendidikan dan kerja sama strategis antara Universitas Brawijaya dan mitra perguruan tinggi luar negeri.
Selain itu, kegiatan ini mendukung tercapainya Sustainable Development Goals, khususnya #UniversitasBrawijaya_SDG8 dan #UniversitasBrawijaya_SDG17.







