Demi Keberlangsungan Cabor, Ketua KONI Kota Malang Diminta Mundur

SKETSAMALANG.COM – Penundaan Musyawarah Olahraga Kota (Musorkot) 2022 KONI Kota Malang berbuntut panjang. Pasalnya kini berhembus informasi di jajaran kepengurusan yang meminta Eddy Wahyono mundur dari jabatannya sebagai KONI Kota Malang. Hal ini untuk menyelamatkan Cabang Olahraga (Cabor).

Bahkan sekretaris KONI Kota Malang, Anang Fatoni mengaku, telah berbicara kepada ketua KONI Kota Malang Eddy Wahyono untuk memintanya mundur dari jabatannya.

Karena menurut Anang, saat ini adalah waktu yang tepat bagi Eddy Wahyono untuk menyerahkan tongkat estafet kepemimpinan KONI. Terlebih disaat capaian prestasi yang sedang bagus.

Ditambah lagi pelaksaan Musorkot kemarin yang dianggap belum memenuhi AD/ART. Tentunya akan menghambat penerimaan dana hibah KONI, yang sangat dibutuhkan cabor guna memulai pelaksanaan pemusatan latihan.

”Karena saya yakin, tidak mudah bagi Kota Malang untuk mempertahankan peringkat 2 Porprov Jatim bilamana puslatkot tidak segera dilaksanakan. Karena bagaimanapun juga hibah KONI dari Pemkot (Malang),” tuturnya.

Disinggung bagaimana respons Eddy Wahyono saat diminta mundur, Anang mengaku saat itu Eddy hanya tersenyum. Namun ia berharap senyum tersebut mengisyaratkan jawaban pasti dan legowo demi prestasi olahraga Kota Malang.

”Beliau hanya tersenyum. Semoga dengan senyumnya akan mendapatkan jawaban dan kelegowoan hati beliau. Dan semoga ketum akan segera koordinasi sama eksekutif dan legislatif. Dan mendapatkan solusi yang terbaik bagi atlet dan cabor di Kota Malang,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua KONI Kota Malang, Eddy Wahyono mengatakan bahwa pihaknya tidak ingin banyak merespon soal permintaan agar dirinya mundur dari jabatan. “No komen saya kalau soal itu,” ucapnya, Rabu (21/12/2022).

Namun dia membenarkan bahwa Sekretaris KONI Kota Malang itu sempat mengungkapkan permintaan pengunduran dirinya dari jabatan Ketua KONI Kota Malang.

“Saya belum konfirmasi ke yang bersangkutan secara langsung, apa maksutnya ngomong seperti itu. Tapi itu memang disampaikan saat obrolan biasa. Saya gak terlalu menanggapinya,” ujarnya.

Menurutnya, saat ini pihaknya sedang fokus untuk mencoba berkoordinasi dengan KONI Jatim terkait kelanjutan Musorkot KONI Kota Malang.

“Saya masih mau konsultasi ke KONI Jatim, ini mau berangkat ke Surabaya. Untuk memperpanjang masa bakti saya dan beberapa hal yang memang perlu saya koordinasikan dengan KONI Jatim,” pungkasnya.

(Visited 26 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *